Ciri Ciri Hewan Arachnoidea Terlengkap Beserta Penjelasannya

2 min read

Ciri Ciri Hewan Arachnoidea Terlengkap Beserta Penjelasannya

Ciri ciri hewan arachnoidea terlengkap beserta penjelasannya – hewan arachnoidea ini jenis kingdom animalia yang diklasifikasikan jadi bagian dari filum hewan arthropoda. Oleh sebab itu, sebelum kalian mengenal ciri-ciri dari arachnoidea, maka kalian harus faham tentang ciri hewan invertebrata serta ciri hewan arthropoda supaya materi yang sudah dijelaskan ini mudah difahami. Berikut ini rincian jelasnya mengenai Ciri ciri hewan arachnoidea terlengkap beserta penjelasannya.

Struktur tubuh terdiri atas abdomen dan selfatoraks

Struktur dari tubuh hewan arachnoidea ini terdiri atas 2 bagian, diantaranya adalah abdomen dan selfatoraks. Selfatoraks terdiri dari perisai keras dan bentuknya budar bernama karapks. Sementara selfatoraks ada di bagian kaki yang terdiri atas 6 (enam) alat gerak yang terdiri atas 4 (empat) pasang kaki serta kalisera dan pedipalpus.

Bagian antara selfatoraks serta abdomen tersebut ada bagian sempit yang dikenal dengan nama pedisel.
Pedisel fungsinya menjadi tangkai yang menghubungkan antara abdomen dengan selfatoraks. Arachnoidea ini tidak mempunyai antena. Di bagian tubuh hewan arachnoidea mempunuai indera peraba guna membentuk bulunya yang menyebar di semua tubuh, jadi hewan arachnoidea bisa mengenal keberadaan hewan lain melewati sensor indera perabanya.

Habitat hewan arachnoidea ada di daratan

Hewan arachnoidea merupakan hewan yang hidup di wilayah daratan dengan bebas dan juga parasit. Hewan arachnoidea bersifat parasit biasa hidup untuk mencari inangnya yakni di tumbuhan, manusia dan hewan.
Klasifikasi hewan arachnoidea terdiri 3 (tiga) ordo

Baca Juga :   11 Contoh Hewan Porifera Terlengkap Beserta Ciri Dan Penjelasannya

Klasifikasi hewan arachnoidea ini dibagi menjadi 3 (tiga) ordo mencakup ordo arachnida, scorpionidae dan acarina. Berikut ini merupakan penjabaran singkat mengenai ketiga ordo tersebut dalam kelas hewan arachnoidea.

  • Scorpionidae merupakan hewan arachnoidea dengan racun di segmen abdomen dan juga tubuhnya bersegmen. Contoh dari hewan scorpionidae ialah kalajengking.
  • Arachnida ialah jenis hewan arachnoidea yang mempunyai kelenjar racun serta tubuhnya ini tak bersegmen. Contohnya hewan arachnida ialah laba-laba.
  • Acarina ialah hewan jenis arachnoidea yang bertubuh kecil. Contoh dari hewan acarina ini ialah tungau dan caplak.

Sistem pernapasan paru paru buku berbentuk lembaran

Sistem pernapssan untuk hewan arachnoidea memakai paru-paru buku bentuknya lembaran. Lokasi dari paru-paru buku tersebut ada di bagian sebelah sisi bawah abdomen (perut) hewan arachnoidea. Mekanismenya pernapasan untuk hewan arachnoidea dengan cara mengikatkan oksigen lewat hemosianin. Hemosianin ini mirip dengan hemoglobin yang berarti darah yang mengalir di semua tubuh mengandung oksigen yang dihirup pada proses pernapasan.

Ada sistem pencernaan

Hewan arachnoidea merupakan hewan jenis karnivora. Conroh hewan karnivora sendiri ialah hewan yang memakan organisme hewan yang lain. Cara hewan arachnoidea memangsa korbannya dengan cara menusuk dan juga menghisap cairan tubuh mangsanya. Sistem pencernaan untuk hewan arachnoidea ini terdiri atas sejumlah organ mencakup mulut, faring, lambung lalu intestinum, strotcoral pocket dan terkahir adalah anus. Berikut ini penjabarannya dengan singkat :

  • Mulut ialah bagian tempat masuknya maknaan yang mempunyai lubang kecil
  • Faring ialah esofagus lambung yang jumlahnya ada 5 pasang saluran di bagian sefalotoraks
  • Lambung ialah organ pencernaan pada hewan arachnoidea yang ada di sefalotoraks
  • Intestinum ialah saluran yang bermuara di saluran hati kemudian membaca cairan hasil dari pencernaan
  • Strorcoral pocket ialah kantung feses yang ada di bagian ujung belakang usus
  • Anus ialah tempat keluarnya hasil dari pencernaan hewan arachnoidea
Baca Juga :   Hormon Tiroksin Pada Hewan : Pengertian, Karakteristik dan Contohnya Lengkap

Sistem saraf mengumpul

Sistem saraf untuk hewan arachnoidea merupakan berkumpul, maksudnya ini adalah ganglion dari hewan arachnoidea yang membentuk kesatuan.

Sistem reproduksi dengan seksual

Sistem reproduksi hewan arachnoidea ini dialami dengan seksual. Demikian dapat terjadi sebab ada pembuahan antara sel telur betina dengan sel sperma jantan. Adapun organ kelamin untuk hewan arachnoidea ini memisah. Sistem berkembang biak hewan jenis arachonidea antara lain ovipar, ovovipar dan vivipar.

Bentuk tubuh dan ciri hewan arachnoidea

Arachnoid bukan sejenis serangga, sebab mereka mempunyai 4 pasang kaki serta sepasang chelicerae. Chelicerae ini merupakan struktur unik pada subphylum chelicerata yang mempunyai racun. Seluruh laba laba mempunyai kelenjar racun guna menyerang dan mencerna mangsanya. Akan tetapi, kemungkinan besar, tubuhnya manusia bisa kebal terhadap sejumlah zat racun itu.

Laba laba mempunyai 9 bagian utama dan pada setiap bagian mempunyai fungsi sendiri, bagian itu diantaranya :

  • Coxa
  • Trokanter
  • Femur
  • Patela
  • Tibia
  • Metatarus
  • Tarsus
  • Cakar tarsal
  • Padipalp

Pedipalp laba-laba ini dipakai untuk alat bantuan diet. Akan tetapi, mereka perannya penting sekali dalam perkawinan sebab laba-laba jantan akan mengambil serta menyimpan sperma di bagian pedipalpus. Saat si jantan bertemu dengan betina, maka pedipalpus dipakai guna memasukkan sperma di dalam alat kelamin betina.

Anatomi internal laba-laba

Kemampuan unik lain laba-laba ini di bagian paru-paru bukunya, yakni sebagai penghubung menuju darah. Laba-laba memakai buku paru-paru serta trakea guna menjalankan pernapasan. Buku paru-paru kadang letaknya dibagian bawah sisi perut dan udara dihisap lewat trakea dari spirakel.
Saluran pencernaannya cenderung sederhana. Harus kalian perhatikan pula untuk perbedaan spinneret dan anus pada laba laba, jangan sampai tertukar.

Jadi, itu saja dulu mengenai Ciri ciri hewan arachnoidea terlengkap beserta penjelasannya. Hewan ini kingdom animalia yang diklasifikasikan pada filum arthropoda. Contoh dari hewan jenis ini adalah laba-laba, sistem reproduksinya dialami dengan seksual. Saluran pencernaannya pun juga lebih sederhana. Semoga bisa menambah wawasan kalian dan terima kasih.

Baca Juga :   Ciri Hewan Australis Beserta Penjelasannya

Baca juga:

Ciri-Ciri Hewan Arachnida Terlengkap Beserta Penjelasannya

Proses Terbentuknya Asam Amino dan Penjelasannya