Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya Yang Baik Dan Benar

2 min read

Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya Yang Baik Dan Benar

Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya yang Baik dan Benar – Sesuai dengan namanya, mikroskop berasal dari bahasa Latin yaitu micro yang memiliki arti kecil dan scopium yang berarti penglihatan. Robert Hooke adalah seorang ilmuan dari Inggris yang pertama kali memperkenalkan Mikroskop yaitu pada tahun 1665.

Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya Yang Baik Dan Benar

Cara Menggunakan Mikroskop

Berikut ini adalah penjelasan tentang cara menggunakan mikroskop untuk membuat pengamatan pada suatu objek benda:

  1. Letakkan meja preparat dalam permukaan yang darat agar memudahkan pengamatan.
  2. Mengatur perbesaran lensa objektif pada fase yang lebih rendah dengan menggunakan revolver. Lensa objektif ini harus diletakkan pada sumbu pengamatan agar berada pada garis yang sama dengan arah masuknya cahaya dan lensa okuler.
  3. Jika mikroskop yang Anda gunakan berjenis monokuler maka Anda harus menggunakan lensa okuler dengan satu mata. Begitu pun jika mikroskop yang Anda gunakan ialah binokuler maka Anda dapat melihatnya dengan kedua mata.
  4. Nyalakan lampu dan atur cermin sedemikian rupa agar jumlah sinar yang diperlukan dapat terpenuhi untuk melakukan pengamatan preparat.
  5. Bukalah diafragma dengan menggunakan tuas dan sesuaikan lubangnya agar sinar yang diterima mata dapat optimal.
  6. Pastikan lensa objektif berada cukup jauh dari meja preparat dengan cara mengatur makrometer searah jarum jam.
  7. Letakkan preparat yang telah disiapkan pada meja preparat, tepat di bawah lensa objektif. Gunakan penjepit agar preparat tidak bergeser.
  8. Naikkan meja preparat mendekati lensa objektif hingga berjarak sekitar 0.5 cm dengan menggunakan makrometer.
  9. Kemudian, lihat bayangan benda melalui lensa okuler dengan cara menaikkan dan menurunkan meja preparat menggunakan mikrometer agar mendapatkan bayangan objek yang jelas.
  10. Selanjutnya, lihat objek preparat dari arah samping dengan menyesuaikan lensa objektif dengan perbesaran yang lebih tinggi pada kedudukannya.
  11. Pastikan lensa objektif tidak bersentuhan dengan preparat karena dapat merusak hasil pengamatan.
    12. Kemudian, lakukan fokus pada preparat dengan cara memutar mikrometer ke arah berlawanan jarum jam dengan perlahan.
  12. Jika hasil pengamatan belum terlihat jelas maka atur pencahayaan.
  13. Putar revolver pada lensa objektif ke keadaan semula yaitu perbesaran paling kecil setelah Anda selesai melakuka pengamatan.
  14. Turunkan meja preparat dan naikkan tabung mikroskop.
  15. Ambil preparat dari meja preparat.
Baca Juga :   Mikroskop : Pengertian, Cara Menggunakan, Bagian Bagian, Fungsi, dan Cara Merawatnya Terlengkap

Bagian Bagian Mikroskop

Selain itu, kita juga harus mengetahui bagian – bagian mikroskop secara umum. Berikut penjelasan mengenai komponen yang terdapat dalam mikroskop :

a. Cermin

Cermin merupakan salah satu bagian utama dari mikroskop yang berfungsi sebagai penerima dan pemantul cahaya untuk seterusnya diarahkan ke objek dengan bantuan kondensor.

b. Lensa Okuler

Dalam mikroskop, lensa okuler berguna untuk memperbesar bayangan. Bayangan yang dihasilkan berasal dari lensa objektif. Lensa okuler ini dapat memperbesar bayangan dengan ukuran 4 – 25 kali.

c. Lensa Objektif

Lensa objektif letaknya paling dekat dengan preparat dan berfungsi untuk membentuk bayangan pertama.

d. Kaki

Kaki mikroskop berguna untuk menyangga dan memperkuat kedudukan mikroskop. Pada kaki mikroskop terdapat lengan dan sejenis engsel yang melekat erat.

e. Diafragma

Sama seperti pupil pada mata (baca juga: cara kerja mata), bagian ini berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk dan mengenai preparat (objek benda).

f. Lengan

Lengan pada mikroskop digunakan pengamat sebagai pegangan pada saat ingin mengangkat atau memindahkan mikroskop.

g. Tabung Mikroskop

Tabung mikroskop berfungsi sebagai penghubung antara lensa objektif dan lensa okuler pada mikroskop.

h. Revolver

Revolver ini memiliki fungsi mengatur perbesaran lensa objektif

i. Mikrometer

Mikrometer biasa disebut juga dengan pemutar halus. Mikrometer berguna menaikturunkan tabung dengan lambat agar mendapat gambaran preparat yang jelas.

j. Makrometer

Berlawanan dengan mikrometer, bagian yang biasa disebut juga dengan pemutar kasar ini dapat menaikturunkan tabung dengan cepat dengan tujuan yang sama, yaitu menghasilkan gambaran preparat yang jelas.

k. Kondensor

Kondensor terdiri atas lensa gabungan yang dapat diputar untuk mengumpulkan cahaya yang dipusatkan ke objek akibat dipantulkan dari cermin.

Baca Juga :   Fungsi Katup Jantung Pada Manusia

l. Meja Preparat

Meja ini memiliki fungsi untuk meletakkan objek benda yang akan diamati. Preparat diletakkan di meja dengan bantuan penjepit. Di beberapa jenis mikroskop, kedudukan meja preparat ini dapat diatur ketinggiannya.

Cara Merawat Mikroskop

Mikroskop membutuhkan perawatan dan penanganan khusus yang baik agar alat ini dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan mikroskop, yaitu:

  1. Simpan mikroskop pada tempat yang kering, bersih, sejuk, dan tertutup.
  2. Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih dan kering saat melakukan pengamatan benda menggunakan mikroskop.
  3. Bersihkan mikroskop sebelum dan setelah digunakan. Jika Anda jarang menggunakannya, maka pastikan Anda dapat membersihkannya secara rutin, misalnya sebulan sekali.
  4. Jangan gunakan saputangan dan kain untuk membersihkan bagian lensa pada mikroskop, baik lensa okuler maupun lensa objektif. Gunakanlah tisu atau kain lembut khusus pembersih lensa yang dibasahi dengan sedikit alkohol untuk membersihkan kotoran dan bekas sidik jari pada lensa mikroskop.
  5. Gunakan kain lembut yang diberi sedikit sabun detergen untuk membersihkan bagian badan dan lengan mikroskop.
  6. Gunakan xylene untuk membersihkan sisa minyak imersi pada lensa objektif, namun Anda juga perlu berhati – hati dalam menggunakan xylene karena dapat merusak bahan plastik.
  7. Gunakanlah kuas kecil untuk membersihkan debu yang tersekip pada bagian mikroskop yang tidak terjangkau.

Demikianlah artikel mengenai Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya yang Baik dan Benar. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat dan menambahkan pengetahuan.

Baca juga: