Cara Menjaga Cagar Alam Dengan Alami

2 min read

Cara Menjaga Cagar Alam Dengan Alami

Cara menjaga cagar alam dengan alami – cagar alam adalah sebuah kawasan suaka alam yang mempunyai kekhasan tersendiri dalam tumbuhan dan ekosistem khusus pula yang perlu dilindungi ataupun dilestarikan dan berkembangnya ini secara alami. Disini penulis akan memaparkan mengenai Cara mencaga cagar alam dengan alami.

Berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 1999 mengenai konservasi SDA hayati serta ekosistemnya, cagar alam diartikan sebagai kawasan suaka alam yang peristiwa alamnya mempunyai kekhasan satwa, tumbuhan serta ekosistem maupaun berwujud ekosistem khusus yang harus dilindungi dan perkembangbiakannya berlangsung dengan alami.

Ekosistem yang dilindungi dari ekosistem khas tersebut lahirlah cagar alam yang tanpa dibuka pariwisata, akan tetapi hanya diperbolehkan mereka yang akan berniat menjalankan penelitian serta menambah ilmu pengetahuan.

Sejarah cagar alam

Terbentuknya cagar alam yang ada di indonesia memiliki sejarah panjang berhubungan dengan pengelolaan kawasan hutan di indonesia.
Fase pembangunan dari cagar alam sendiri dibedakan 3 periode waktu, yakni masa pemerintahan belanda, penjajahan belanda dan kemerdekaan RI.

1. Sebelum penjajahan

Periode ini masih memegang prinsip berdampingan alam. Hal ini dbuktikan dari sikap baik terhadap sesama makhluk hidup, misalnya pohon dan hewan. Kepercayaan masyarakat terhaap masa kerajaan ini kuat sekali dan dianggap sebagai nilai luhu yang perlu dijaga.

Baca Juga :   Senyawa Biologi Yang Digunakan Untuk Euthanasia : Pengertian dan Jenisnya Terlengkap

2. Pemerintahan belanda

Saat di penjajahan belanda ini beralih milik tanah di VOC. Jadi mulai menerapkan tatanan, sistem dan hukum pengelolaan kawasan hutan. Aturan ini yang membuat belanda untuk masyarakat pribumi. Namun masih memberikan leluasan etnis demi kepentingan belanda sendiri.
Di masa ini manfaat hutan menjadi kepentingan ekonomi sehingga lebih menekankan hak masyarakat adat terhadap pengelolaan wilayah hutan.

3. Masa kemerdekaan

Sesudah merdeka, indonesia mengenal 3 zaman, yaitu orde lama, order baru dan di era reformasi. Pemerintah orde lama sibuk menata hal lain dan tak memandang UU kehutanan. Kemudian masa orde baru no. 5 th 1967 mengenai ketentuan pokok kehutan di indonesia.

Sesudah akhir era suharto dan berganti era reformasi. Pengelolaan serta pembangunan hutan jadi kawasan konservasi sudah diberlakukan. Pemerintah memberikan kesempatan luas untuk masyarakat dalam mengelola wilayah hutan termasuk cagar alam.

Tujuan Didiriakan Cagar Alam

Tujuan didirikannya cagar alam ini yakni untuk melindungi ekosistem yang terdapat di wilayah cagar alam supaya bisa tetap lestari dan juga tak punah.

Manfaat dan Fungsi Aagar Alam

• Mengatur tata air
• Melindungi flora dan fauna terhadap ancaman kepunahan
• Sebagai tempat/ obyek wisata
• Menambah sumber devisa negara
• Sebagai tempat belajar di lapangan (sebagai praktek)
• Sebagai tempat penelitian

Kriteria Kawasan Cagar Alam

• Memiliki keanekaragaman macam tumbuhan dan satwa serta tipe ekosistemnya
• Sebagai wakil formasi biota khusus maupun unit penyusunnya
• Mempunyai keadaan alam, baik biota ataupun fisiknya masih asli dan belum bisa diganggu manusia.
• Memiliki luas yang lumayan dan juga bentuk khusus supaya menunjang pengelolaan yang efektif serta sebagai jaminan keberlangsungan proses ekologis dengan alami.
• Memiliki ciri yang khas potensinya dan bisa menjadi contoh dari ekosistem yang keberadaannya membutuhkan usaha konservasi.

Baca Juga :   Air Mata : Fungsi, Manfaat dan Proses Terbentuknya Terlengkap

Cagar alam ini pastinya memiliki nilai penting sekali untuk pengembangan pendidikan, penilitian, ilmu pengetahuan dan kepentingan yang lainnya. Ada sejumlah contoh cagar alam yang ada di indonesia.

Syarat Cagar Alam

• Mempunyai ekosistem terunik
• Ada jenis fauna dan juga flora yang terlindungi
• Ekosistem belum terjadi kerusakan parah maupaun kehancuran
• Ekosistem masih sifatnya alami
• Mempunyai luas yang lumayan

Kategori Cagar Alam Indonesia

Cagar alam yang ada di indonesia dibedakan 3 kelompok, diantaranya : cagar alam daratan, baik perairan darat dan tanah, cagar alam laut serta cagar alam biosfer.
Hingga di tahun 2008, sudah tercatat 237 lokasi cagar alam ini yang tersebar di seluruh negara indonesia dengan mencapai 4.730.704,04 h yang sudah menyebar di semua wilayah.

Cara Menjaga Cagar Alam Dengan Alami

Usaha yang dapat dijalankan guna menjaga cagar alam alami ini diantaranya dengan :

  • Melakukan perlindungan serta pengawasan wilayah (seperti membentuk penjaga khusus yang bertanggung jawab supaya huta hutan tidak dicuri kayunya/ tumbuhan tidak dirusak manusia).
  • Memberikan penyuluhan terhadap masyarakat, bahwa betapa pentingnya cagar alam serta suaka marga satwa untuk kehidupan manusia (jadi mereka ikut serta di dalam pelestariannya).
  • Memberikan sanksi berat bahkan memanjarakan bagi mereka yang memburu hewan/ menebang pohon yang dilakukan secara terus menerus dan merusak lingkungan cagar suaka marga supaya mereka ini akan jera, lalu meningkatkan sistem tebang pilih, membina habitat serta populasi satwa.

Contoh Cagar Alam di Indonesia

Beberapa contoh cagar alam di indonesia, diantaranya :

  1. Cagar alam bukit kelam sintang
    Jenis flora langka bisa kalian jumpai disini, antara lain bangeris, meranti, tengkawang, kebas-kebas dan beragam jenis anggrek.
  2. Cagar alam arjuno lali jowo
    Jadi kawasan disini ditetapkan sejak september 1992. Disini mempunyai luas kurang lebih 4.900 h, kawan arjuno ini mencakup gunung arjuno, gunung welirang, gunung kembar I dan II.
Baca Juga :   Pengertian Radiasi Adaptif Dan Contoh Terlengkap

Kekayannya mencakup hutan cemara gunung. Memasuki cagar alamnya kalian akan diberikan pemandangan hutan alpina dan beragam jenis pohon cemara yang indah.
Sementara untuk hewan yang akan kalian temui misalnya babi hutan, rusa, kijang dll.

Nah, itu tadi mengenai Cara menjaga cagar alam dengan alami. Cagar alam ini pastinya mempunyai nilai penting sekali untuk pengembangan penelitian, pendidian, ilmu pengetahuan dan juga kepentingan lain. Jadi kita semua harus kompak dalam menjaga cagar alam dari kekayaan alam di negara kita. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Bunga Yang Bisa Dimakan Dan Bermanfaat Bagi Manusia

Apa Bahan Pembentuk Duri di Tubuh Landak?