Cara Kerja Telinga Seperti Berikut Mekanismenya

2 min read

Cara Kerja Telinga Seperti Berikut Mekanismenya

Cara kerja telinga seperti berikut mekanismenya – bila dibandingkan dengan orang lain, kesehatan dari telinga ini perlu diperhatikan dengan betul. Padahal, bila bagian bagian tersebut terjadi kerusakan, selain fungsinya terganggu, keseimbangannya pun juga ikut. Berikut ini akan kami bahas mengenai Cara kerja telinga seperti berikut mekanismenya.

Susunan anatomi telinga dibedakan 3 jenis, yakni telinga luar, telinga dalam, dan telinga bagian dalam. Dari ketiga jenis bagian itu terdiri dari beragam jenis bagian yang saling bekerja sama guna melancarkan fungsi telinga dengan menyeluruh.

Bagian bagian telinga beserta fungisnya

Telinga manusia nyatanya lebih dari yang saat ini kita lihat. Karena, organ satu ini nyatanya tersusun atas 3 bagian, yakni telinga luar, tengah dan dalam. Berikut ini simak penjelasan dari masing masing bagian telinga :

1. Telinga luar

Telinga luar tersusun atas 2 bagian, yakni daun telinga serta saluran telinga.

  • Daun telinga
    Daun telinga adalah bagian yang saat ini bisa kita lihat secara jelas dna tersusun atas tulang rawan serta kulit. Daun telinga fungsinya meneruskan serta mengarahkan gelombang suara luar telinga supaya masuk di saluran telinga luar. Dari saluran inilah gelombang suara lalu akan diteruskan digendang telinga bernama membrane timpani.
  • Saluran telinga
    Saluran telinga atau bagian yang menghubungkan antara telinga luar sama telinga tengah. Salurna tersebut panjangnya kurang lebih 2,5 cm dan letaknya ini mulai lubang telinga luar hingga digendang telinga.
Baca Juga :   10 Tanda-Tanda Penyakit Hati Pada Bayi dan Orang Dewasa

2. Telinga tengah

Telinga bagian tengah dengan garis besar terdiri dari dua bagian, yakni :

  • Osikel
    Osikel ialah kumpulan tulang dengan menyususn bagian telinga tengah yang terdiri atas : maleus (martil), incus (landasan) dna stapes (sanggurdi).
    Gelombang suara yang masuk bisa mengakibatkan gendang telinga akan bergetar. Getaran gendnag telinga tersebut lalu akan menyalur di oksikel yang bisa menguatkan suara itu dna akan meneruskannya di membrane antara telinga dalam dan tengah.
  • Tuba eustasia
    Di telinga tengah pun ada tuba eustasia. Tuba eustasia ini merupakan bagian yang bentuknya tabung berdiameter sempit dengan menghubungkan telinga tengah dibagian belakang hidung serta tenggorokan maupun nasofaring.
    Fungsi dari tuba eustasia guna mengalirkan udara di telinga tengah serta membawa lendir dari telinga bagian tengah, untuk memindahkan menuju nasofaring. Ketika kalian melakukan gerak menelan, maka tuba eustasia akan membuka jadi udara nantinya akan masuk di telinga bagian tengah.
    Hal ini membuat tekanan udara di kedua sisi gendang telinga bisa tetap seimbang.

3. Telinga dalam

Telinga bagian dalam terdiri atas dua bagian khusus, yakni :

  • Koklea
    Koklea merupakan bagian dalam yang bentuknya mirip cangkang siput. Koklea fungsinya akan mengubah getaran suara yang telah dikirim dari telinga sebagai signal saraf yang nantinya akan tersampaikan di otak.
  • Kanal semisirkular
    Kanal ini merupakan bagian telinga yang fungsinya guna menjaga keseimbangan tubuh. kanal tersebut isinya rambut rambut halus beserta cairan.
    Ketika kepala kalian bergerak, maka cairan yang terdapat di dalam kanal tersebut akan ikut bergerak, memindahkan sejumlah rambut halus didalamnya. Pergerakan rambut tersebut lalu akan dikirimkan menjadi signal informasi untuk saraf vestibular di otak.

Sesudah menerima informasi itu, maka otak akan menginterprestasikan signal tersebut dan dikirimkan informasi menuju otot guna menyesuaikan jadi tubuh akan tetap dapat ada di posisi yang imbang.
Ketika kalian menjalankan gerak putar-putar kemudian berhenti dengan tiba-tiba secara umum kalian akan masih merasa pusing.

Baca Juga :   Struktur Sel Saraf (Neuron) - Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Hal tersebut disebabkan cairan yang terdapat dalam kanal semisirkular masih bisa bergerak, jadi masih mengirimkan signal menuju otak bahwa tubuh bergerak, walau sebetulnya sudah berhenti. Ketika sudha tak lagi bergerak, maka pusih yang kalian rasakan akan hilang.

Proses mendengar yang terjadi dalam telinga

Untuk bisa mendengar bunyi khusus, telinga bisa melalui sebuah proses yang lumayan rumit. Suara akan diteruskan ke bagian bagian telinga terluar menuju pendengaran pusat jadi suara bisa dikenali otak. Berikut penjelasan dari proses mendengar :

  1. Pertama tama daun telinga bisa menangkap gelombang suara disekeliling kita kemudian mengalurkan dalam saluran telinga.
  2. Gelombang suara ini lalu membuat gendang telinga bergetar.
  3. Getar ini mengakibatkan osikel bergerak lalu meneruskan getaran itu menuju koklea yang ada di telinga bagian dalam.
  4. Ketika getaran ini smapai di koklea, maka cairan yang ada didalamnya bisa bergerak seperti gelombang.
  5. Gerakan cairan ini kemudian menstimulasi sejumlah rambut halus di koklea guna bereaksi.
  6. Sel sel rambut itu akan merespon sebuah gelombang yang sama dengan frekuensinya.
  7. Suara tinggi bisa menstimulasi sejumlah sel rambut koklea bagian bawah, sementara suara rendah akan menstimulasi sejumlah sel rambut di koklea bagian atas.
  8. Ketika sel rambut bisa responstimulasi gelombang diwaktu sama sel ini akan menerima impuls dari saraf pendengaran.
  9. Impuls ini akan berjalan melalui batang otak kemudian menuju pusat otak guna diolah jadi suara yang kita dengar.

Cara merawat bagian telinga

1. Jangan memasukkan cotton bud terlalu dalam
2. Lindungi fungsi telinga ini dengan mengecilkan volume radio, tv atau music di earphone
3. Hindarkan dari kebisingan

Sesudah kalian mengenal tentang Cara kerja telinga seperti berikut mekanismenya, harapannya kalian bisa lebih memahami tentang organ penting satu ini. Jika ada kesulitan ketika membersihkannya, maka bisa memeriksakan diri ke dokter. Smeoga bermanfaat.

Baca Juga :   Macam Macam Enzim Pada Pencernaan Manusia Terlengkap

Baca juga:

Apa Itu Tekanan Osmosis?

Bagaimana Tumbuhan Menyerap Nutrisi Untuk Bahan Bakar