Bagaimana Cara Hidup Virus Corona (Covid-19)

2 min read

Bagaimana Cara Hidup Virus Corona (Covid-19)

Bagaimana cara hidup virus – berdasarkan pandemi mengglobal virus yang saat ini mewabah di dunia ialah covid-19. Virus ini menyerang bagian saluran pernapasan manusia mulai dari akhir tahun 2019 muncul di wuhan, china. Dan saat ini sudah mewabah belum ada cara penanggulangannya. Berbagai jenis pertahanan pun sudah dijalani diberbagai negara guna melawan pandemi ini. Berikut akan kami sedikit bahas Bagaimana cara hidup virus.
Sejumlah negara sudah menjalani lockdown, isolasi, sosial distancing serta karantina menjadi upaya dalam memperlambat supaya covid-19 ini terbatas.

Bila dibandingkan virus lainnya, virus MERS dan SARS maka virus SARS-COV-2 atau dikenal covid-19 lebih mematikan dalam proses penularannya. Gejala yang timbul pun sulit dikenali bahkan saat merasa demam, pilek atau batuk belum pasti bisa terinfeksi. Akan tetapi, bisa pula yang tidak mempunyai gejala pun terinfeksi. Hal tersebut artinya orang yang terinfeksi akan lebih kerap menularkan pada orang lain hingga sebelum mereka tau sudah terinfeksi.

Virus covid-19 tak memandang usia proses penularanya, baik mudah dan tua tetap mempunyai kemungkinan besar terinfeksi virus covid-19. Dan hingga sekarang ini belum dijumpai vaksin sebagai penangkalnya. Walau pemerintah menyiapkan obat avigan serta cloroquine dengan jumlah yang tak sedikit guna proses penyembuhan. Sedangkan dalam mencegah ini bisa dimulai dari diri sendiri, misalnya meningkatkan sistem imun tubuh.

Baca Juga :   Beta karoten : Pengertian, Manfaat, Efek Samping dan Keamanan Penggunaanya

Berhubungan dengan proses penyebaran virus covid-19 maka kita harus mengenal cara hidupnya. Supaya dalam antisipasi perluasan bisa benar-benar lebih diperhatikan serta diperhitungkan. Sehingga bukan berarti virus ini tak dapat dilawan.

Inilah Bagaimana cara hidup virus, khususnya virus covid-19 :

1. Virus corona tidak hidup

Virus ini sulit dibunuh. Sebab virus ini menghabiskan miliaran tahun untuk dapat menyempurnakan ketahanan hidupnya. Berdasarkan ilmuan yang bukan kebetulan, virus corona hampir sama dengan zombie, yakni mudah ditangkan serta sulit dibunuh.

Bahkan mereka dapat bertahan diatas kardus sampai 24 jam dan untuk diplastik/ stainles steel sampai 3 hari. Namun pusat pengendali & pencegah CDC A.S belum diketahui pasti apa orang tersebut terinfeksi covid-19 saat menyentuh benda itu lalu menyentuh hidung, mulut dan mata.

2. Virus corona memerlukan inang

Walau sulit dibunuh, namun virus ini lemah sebab ia memerlukan inang untuk melakukan perkembangbiakan. Saat diluar inang maka virus tak aktif. Mereka tidak dapat menjalani metabolisme, gerak dan bereproduksi.
Di tahun 2014 ilmuan menemukan virus yang membeku pada lapisan es selama 30ribu tahun. Lalu sesudah dihidupkan kembali ternyata virus ini bisa menginfeksi amoeba menjadi inangnya.

Saat virus menemukan inang maka mereka memanfaatkan protein di permukaanya guna membuka kunci. Lalu menyerang sel yang menurutnya tak membahayakan. Kemudian mereka mengendalikan mesin molekuler sejumlah sel itu lalu mereproduksi dan mengumpulkan bahan untuk menggandakan diri.

3. Virus corona mempunyai kekuatan lebih besar

Virus corona mempunyai paku protein misalnya titik titik mahkota yang ada disekitar tubuhnya. Mereka tiga kali lebih kuat dari patogen bakteri, virus dan kuman yang mengakibatkan demam berdarah. Mereka pun bisa menghasilkan protein makanan tambahan guna mendukung keberhasilan pertahanan dirinya.

Baca Juga :   Jaringan Palisade (Jaringan Tiang) pada Daun : Penjelasan Beserta Fungsinya Lengkap

Selain tersebut menurut seorang ahli virus yang ada di universitas texas medical branch bahwa virusnya mempunyai tigas palu pelindung berbeda yang masing-masingnya dipakai untuk pertahanan diri.
Diantara alat pertahanan tersebut ada protein yang kemungkinan virus corona dapat memperbaiki kesalahan ketika proses replikasi.

4. Virus corona mempunyai inang perantara

Para ilmuan percaya virus SARS ini asalnya dari kelelawar yang dapat mencapai manusia. Mereka dapat mencapai manusia lewat kucing serta luwak yang terjual dipasar hewan.
Sementara untuk virus corona ini ternyata bisa ditelusurui hingga di kelelawar. Akan tetapi mereka kira-kira mempunyai inang perantara yakni trenggiling bersisik maupun pangoli yang sekarang ini terancam punah.

5. Virus corona membuat 10 ribu salinan diri

Begitu juga ada dalam sel, virus ini bsia membuat 10 ribu salinan diri hanya dalam hitungan jam. Sementara untuk orang yang sudah terinfeksi, dalam hitungan beberapa hari bisa membawa ratusan juta partikel virus di setiap satu sendok teh darahnya.

6. Proses infeksi virus covid-19 menyerang sistem kekebalan tubuh

Sebelum terinfeksi virus maka tubuh merespon beberapa serangan dengan sistem kekebalan tubuh maksimal. Ketika berlangsung maka orang yang terinfeksi terjadi peningkatan suhu tubuh jadi mengakibatkan demam.
Lalu kumpulan sel darah putih pemakan kuman terjadi pengerumunan wilayah yang telah terinfeksi virus corona. Jadi respon tersebut membuat orang merasa kesakitan tubuhnya.

7. Virus corona hidup pada saluran pernapasan

Virus ini dominan menginfeksi di saluran hidung, tenggorokan dan paru-paru. Mereka hidup pada tempat yang gampang menularkan misalnya hidung serta tenggorokan.

Langkah Mencegah Virus Korona

  1. Mencuci tangan. Cara ini dilakukan setiap kalian bepergian selama 20 detik minimal.
  2. Penuhi asupan nutrisi
    Dengan kalian memenuhi asupan nutrisi maka bisa mencegah pula. Pastikan tak mengonsumsi makanan mentah khususnya hewan.
  3. Menghindarkan diri kontak langsung dengan penderita terhadap batuk dan demam
  4. Memakai masker
    Sampai sekarang ini tak ada bukti masker dapat mencegah virus.
  5. Cerdas memilih perjalan
    Pemerintahan memakai skala tingkat 4 dalam menentukan peringkat risiko.
  6. Tetap terinformasi serta ikuti panduan yang diberikan dari kesehatan
Baca Juga :   Cara Menjaga Cagar Alam Dengan Alami

Itu tadi beberapa informasi mengenai Bagaimana cara hidup virus. Berkaitan denga n menyebarnya virus ini, kita harus lebih berati-hati lagi dalam menjaga kondisi tubuh kita. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Jenis Protozoa Penyebab Penyakit Pada Manusia

Habitat Protozoa Dan Peran Bagi Kehidupan Manusia