Bagaimana Cara Burung Bernapas

2 min read

Bagaimana Cara Burung Bernapas

Bagaimana Cara Burung Bernapas – Semua makhluk hidup mempunyai sistem pernafasan yang berbeda-beda tergantung dengan jenisnya. Pada umumnya sistem pernafasan manusia ddengan vertebrata hampir sama, namun yang membedakan adalah struktur pernafasannya sehingga membuat mekanisme pernafasan juga berbeda. Salah satu contoh sistem pernafasan pada burung dapat kita lihat pada burung merpati. Dimana alat pernafasannya terdiri dari lubang hidung, batang tenggorokan (trakea), bronkus (cabang batang tenggorokan) serta paru-paru. Pada bagian pangkal dari percabangan bronkus terdapat alat suara yang dikenal dengan sebutan siring. Bagaimana Cara Burung Bernafas mungkin pertanyaan tersebut sudah sering muncul terutama dikalangan anak kecil. Untuk lebih jelasnya di bawah ini akan diulas mengenai bagaimana cara burung bernapas.

Organ Pernapasan Burung

Seperti penjelasan diawal bahwa sistem pernafasan burung apabila dilihat dari fisiknya berbeda dengan sistem pernafasan pada mamalia. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari struktur ataupun kemampuannya dalam bertukar gas seefisien mungkin. Jika dilihat sistem pernafasan pada burung terdiri dari paru-paru yang berpasangan, yang terisi berupa struktur statis dengan permukaan yang berfungsi dalam pertukaran gas dan kantung udara yang terhubung. Dimana paru-paru akan mengalami perkembangan dan berkontraksi yang menyebabkan udara dapat bergerak melalui paru-paru statis.

Dikarenakan burung selalu melakukan penerbangan, maka hal ini merupakan suatu kegiatan yang sangat membutuhkan energy. Ini dikarenakan burung membutuhkan sistem pernafasan yang lebih efisien. Meskipun mereka mempunyai paru-paru untuk bernafas, akan tetapi ketika melakukan penerbangan burung akan membutuhkan kantung udara yang cukup banyak. Dimana kantung udara tersebut akan bersirkulasi.

Baca Juga :   10 Contoh Hewan Aves Dan Ciri-Cirinya Terlengkap

Kantung udara pada burung berjumlah Sembilan. Dinding yang dimiliki kantung udara sangat tipis dan hanya memiliki ketebalan satu hingga dua sel saja serta sangat rapuh. Letak dari kantung udara sendiri terselip pada rongga tubuh dan disekitar beberapa tulang burung yang berlubang. Kantung udara inilah yang nantinya akan memungkinkan aliran udara secara terus menerus dapat mengalir melalui sistem pernafasan tanpaa ruang kosong.

Proses Pernapasan Yang Terjadi Pada Burung

Proses pernafasan pada burung terjadi ketika udara segar masuk pertama kali dihirup melalui lubang hidung, kemudian bergerak melalui trakea (lubang besar yang memanjang dari tenggorokan) yang terbagi menjadi bronkus primer kanan dan kiri (dimana masing-masing bronkus mengarah ke paru-paru). Udara yang tadinya dihirup masuk bergerak ke dalam masing-masing bronkus primer dan kemudian membelah. Beberapa udara yang dihirup tersebut memasuki paru-paru, dimana terjadi pertukaran gas didalamnya. Sementara udara yang tersisa akan memenuhi kantong udara belakang (posterior).

Proses ini selanjutnya selama ekshalasi pertama udara segar dalam posterior akan memasui paru-paru dan mengalami pertukaran gas. Udara yang dihabiskan di dalam paru-paru akan dipindahkan kembali oleh udara yang masuk dan mengalir melewati trakea.

Selama inhalasi kedua tersebut, udara segar akan kembali memasuki kantong posterior dan paru-paru. Kemudian udara bekas di dalam paru-paru sekali lagi akan dipindahkan oleh udara yang masuk, namun tidak dikeluarkan melalui trakea karena udara segar mengalir ke dalam. Begitupun sebaliknya, udara yang dihabiskan dari paru-paru memasuki kantung udara bagian depan (anterior). Kemudian selama ekshalasi kedua, udara yang dihabiskan di paru-paru dan di anterior akan mengalir keluar melewati trakea, dan kemudian udara segar di kantung posterior akan memasuki paru-paru untuk pertukaran gas.

Baca Juga :   Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya)

Pola aliran udara pada sistem pernafasan burung ini dapat menciptakan aliran udara segar searah diatas permukaan pertukaran gas di paru-paru. Tidak hanya itu, udara segar akan melalui permukaan pertukaran gas selama inhalasi dan ekshalasi, sehingga pasokan udara segar yang tetap konstan akan memungkinkan burung dalam mengalami pertukaran gas yang berlangsung secara terus menerus di dalam paru-paru.

Sistem Pernapasan Pada Burung

Bagaimana Cara Burung Bernafas lebih singkatnya dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut:
Ketika terbang, pernafasan burung akan dibantu oleh pundi-pundi udara. Pundi-pundi udara tersebut merupakan kantung udara dengan dinding selaput yang sangat tipis. Ketika burung terbang, sayap akan digerakkan oleh otot-otot dada, dimana aktivitas otot dada akan mengganggu proses inspirasi (pemasukan udara oleh paru-paru). Udara pernafasan akan masuk melewati hidung lalu ke trakea dan bronkus menuju paru-paru dan dialirkan ke pundi-pundi udara. Maka dari itu burung terkadang tidak mengepakkan sayapnya.

Ketika burung terbang tanpa mengepakkan sayapnya, pada saat itulah burung berkesempatan mengisi kembali pundi-pundi udaranya. Kemudian pada saat burung hinggap di dahan pohon, burung akan bernafas menggunakan paru-paru. Secara umum, burung mempunyai lima pasang pundipundi udara yang diberi nama sesuai dengan letaknya, yakni:

  1. Sepasang pundi-pundi udara di pangkal leher
  2. Sepasang pundi-pundi udara yang terletak di dada bagian depan (pundi-pundi udara dada depan).
  3. Sepasang pundi-pundi udara yang terletak pada bagian dada belakang (pundi-pundi udara dada belakang).
  4. Sepasang pundi-pundi udara yang terletak pada bagian perut (pundi-pundi udara perut).
  5. Sepasang pundi-pundi udara yang terletak diantara tulang selangka yang bercabang-cabang yang membentuk pundi-pundi udara dibawah tulang lengan atas.

Jalannya pernafasan udara pada burung yang terbang ataupun tidak terbang dapat digambarkan sebagai berikut:
Udara masuk melewati hidung → tenggorokan → paru-paru → pundi-pundi udara → paru-paru → keluar melewati hidung.

Baca Juga :   Organ Pernapasan Ular

Nah, demikian ulasan mengenai Bagaimana Cara Burung Bernapas yang dapat kita ketahui. Sehingga kita tahu bahwa burung memiliki proses bernafas yang sangat efekti. Apalagi ketika mereka melakukan penerbangan, maka akan membutuhkan begitu banyak energy.

Baca juga:

Ciri-Ciri Karbohidrat

15 Dampak Serius Kantong Plastik Penyebab Polusi Lingkungan