Anatomi Dasar Dan Fisiologi Sistem Organ Tubuh Manusia

Posted on

Anatomi Dasar Dan Fisiologi Sistem Organ Tubuh Manusia

Anatomi dasar dan fisiologi sistem organ tubuh manusia – anatomi artinya ialah ilmu yang mempelajari letak serta morfologinya sejumlah organ tubuh manusia. Sementara fisiologi merupakan ilmu yang mempelajari cara kerja dari organ tubuh manusia. Oke, selanjutnya disini akan kami bahas mengenai anatomi dasar dan fisiologi sistem organ tubuh manusia.

Konsep Komeostasisi

Tubuh tersusun dari sel. Sel akan “berenang” di cairan tubuh. Kemudian cairan tubuh ini isisnya oksigen serta makanan yang penting guna diambil sel. Sel pun akan membuang zat sisa dengan sifat racun menuju ke cairan tubuh. Jika makanan dan juga oksigen tidak terdapat dalam cairan tubuh maupun racun dan juga zat sisa tidak dibuang maka sel akan mati. Sehingga semua sistem organ bekerja guna mempertahankan kadar cairan tubuh.

Sistem Organ Manusia Secara Umum

Adapun sistem organ manusia pada umumnya dibagi menjadi 10 (sepuluh), diantaranya :

1. Sistem saraf

Tersusun dari otak dan juga saraf tepi.
Fungsinya yakni : mengatur kerja tubuh, menerima serta meneruskan rangsang, menyimpan memory.
Sistem saraf dibagi menjadi 2, yaitu sistem saraf pusat sebagai pengaturan pusat dengan terdiri atas sumsum tulang belakang dan otak. Sementara satunya saraf tepi sebagai penyampai informasi menuju ke pusat pengaturan serta pusatnya pengaturan yang terdiri atas sistem otonom dan somatik.

Baca Juga :   7 Bagian Tubuh Manusia Yang Tak Berhenti Tumbuh dan Cara Mengoptimalkannya Lengkap

2. Sistem indera

Ialah alat tubuh yang dapat menerima rangsangan khusus.
Fungsinya yakni mengenal lingkungan luar maupun beragam rangsangan dari lingkungan luar tubuh manusia. Yakni terdiri atas telinga dan keseimbangan, mata, lidah, hidung dan kulit.

3. Sistem muskuloskeletal

Tersusun dari otot dan juga tulang. Otot dapat berkontraksi guna menggerakkan tulang. Gerak tubuh manusia bisa dialami sebab adanya kerjasam antara tulang dan otot.
Fungsinya yakni : menjaga postur, menggerakkan tubuh, dan melindungi organ dalam.

4. Kardiovaskular

Yakni tersusun dari jantung, pembuluh darah dan darah. Fungsinya untuk mengedarkan darah yang isinya oksigen serta makanan menuju ke seluruh tubuh.

Darah di dalam kardiobaskulat fungsinya antara lain :

  • Alat pengangkut
  • Alat untuk pertahanan tubuh terhadap penyakit
  • Pengatur susu tubuh
  • Menjalankan proses pembekuan darah

Terdiri atas : sel – sel darah/ eritrosit, lukosit dan trombosit. Dan untuk satunya ada plasma darah.
Sementara alat peredaran darah di bedakan menjadi 2 (dua) yakni jantung yang berfungsi menjadi alat pemompa darah menuju ke seluruh tubuh. Yang kedua ialah pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah menuju ke seluruh tubuh.
Jantung akan mengedarkan darah menuju ke paru paru guna mengambil oksigen serta mengedarkannya menuju ke seluruh tubuh.

5. Respirasi

Respirasi terdiri dari paru – paru serta saluran napas. Yakni fungsinya untuk mengambil oksigen dari udara serta membuang karbon dioksida menuju ke udara. Volume paru paru ini 5 liter dalam satu kali inspirasi atau ekspirasi dengan membutuhkan 0,5 liter.

Respirasi terdiri dari saluran pernapasan yang terdiri atas :

  • Rongga hidung
  • Laring (pangkal tenggorokan yang ada pita suaranya dan epiglotis
  • Trakea/ batang tenggorokan
  • Faring/ tekak
  • Trakea/ batang tenggorokan
  • Bronkus/ cabang tenggorokan
  • Paru paru/ dibungkus pleura
Baca Juga :   6 Fungsi, Pengertian dan Ciri-Ciri Hati dalam Sistem Ekskresi Manusia Lengkap

6. Pencernaan

Pencernaan terdiri dari :

  • Mulut ( lidah, gigi dan kelenjar ludah )
  • Esofagus ( sal penghubung rongga mulut dengan hidung )
  • Lambung
  • Usus halus ( di tempat penyerapan sari makanan serta terjadinya proses pencernaan yang sangat panjang )
  • Usus besar
  • Anus

7. Ekskresi

Ekskresi hanya terdiri dari kandung kemih, ginjal dan saluran kemih. Fungsinya untuk menyaring serta mmebuang racun serta zat sisa dari darah serta mengeluarkannya menjadi urin.

8. Endoktrin

Endoktrin terdiri atas sejumlah keenjar misalnya kelenjar tiroid, hipofisis, pulau langerhans, paratiroid, kelenjar gonad dan adrenal. Fungsinya untuk mengatur keadaan tubuh serta berperan didalam pertumbuhan serta perkembangan.

9. Immunologi

Immunologi terdiri dari sejumlah sel darah putih serta kelenjar getah bening. Fungsinya untuk mempertahankan tubuh terhadap infeksi dan juga tumor.

10. Reproduksi

Reproduksi terdiri atas penis, testis, serta saluran untuk wanita dan pria yakni ovarium, vagina, rahim, serta saluran uuntuk wanita. Fungsinya untuk meneruskan keturuan.

11. Sistem integumen

Sistem integumen atau kulit ialah organ paling besar di dalam anatomi tubuh manusia. Sistem ini yang melindungi dari dunia luar serta termasuk dalam pertahanan pertama tubuh saat melawan bakteri, virus serta pattogen yang lain. Kulit pun yang membantu untuk mengatur suhu tubuh serta menghilangkan limbah zat sisa lewat keringat. Selain itu, kulit ini merupakan sistem integumen yang mencakup kuku dan rambut.
Anatomi tubuh manusia merupakan sebuah ilmu penting guna mempelajari struktur tubuh manusia. Anatomi tubuh manusia tersusun dari sel, jaringan, organ serta sistem organ.
Setiap manusia tentu mempunyai ciri serta sifat yang berbeda sekali diantara satu dengan yang lain. Namun, hal tersebut tidka demikian dari anatomi tubuh manusia. Anamtomi tubuh manusia yang berada di dunia ini hampir secara keseluruhan adalah sama.

Baca Juga :   Fungsi Organ Tubuh Manusia Bagian Dalam

Anatomi sebenarnya berasal dari bahasa yunani kuno yakni kata “ana”s erta “tome”. Ana mempunyai arti mengurai sementara tome mengandung arti yang memotong. Sehingga harfiahnya anatomi ini diartikan sebagai membedah. Dan ilmiahnya ialah ilmu yang mempelajari mengenai struktur tubuh manusia.

Nah, kalian tadi sudah mempelajari tentang anatomi dasar dan fisiologi sistem organ tubuh manusia. Informasi penting ini semoga membuat kalian semakin mengenal lebih jauh tentang struktur dalam tubuh kalian. Semoga bermanfaat.

Baca juga: