Alat Ekskresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya

3 min read

Alat Ekskresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya

Alat Ekskresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya – Organ tubuh yang dapat berfungsi dengan baik merupakan salah satu ciri yang dapat menandakan bahwa makhluk hidup tersebut dapat tumbuh dengan baik. Alat ekresi merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki peran yang begitu penting. Tidak hanya manusia saja yang memiliki alat ekresi, ternyata binatang seperti serangga juga memiliki alat tersebut begitu juga dengan cacing dan sejenisnya.

Alat Ekskresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya

Alat Ekskresi Serangga

Namun, alat ekresi serangga lebih sempurna jika dibandingkan dengan makhluk hidup yang sebelumnya yaitu cacing serta jenis lainnya. Hal ini disebabkan serangga memiliki tingkatan organisasi kehidupan makhluk hidup yang lebih tinggi dari cacing.

Semua jenis serangga termasuk belalang dan makhluk antropoda lainnya mempunyai alat yang disebut dengan tubula atau sering dikenal dengan nama pembuluh Malpighi. Alat tersebut digunakan serangga sebagai alat ekresi. Seperti halnya pada system ekresi manusia atau makhluk hidup lainnya, pembuluh Malpighi juga berfungsi seperti system ekresi pada ginjal. Bentuk dari pembuluh Malpighi hampir mirip seperti kumpulan benang-benang halus dengan warna putih yang perpaduan dengan warna kuning dipinggirannya.

Pangkal dari pembuluh Malpighi atau tabula melekat pada pangkal dinding usus belalang. Tidak hanya pembuluh Malpighi yang berperan sebagai alat ekresi pada belalang, akan tetapi masih ada alat ekresi lainnya yang disebut dengan trakea. Trakea pada belalang memiliki fungsi yang hampir sama dengan paru-paru yang dimiliki manusia atau hewan bertebrata lainnya.

Baca Juga :   Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya)

Proses dari trakea itu sendiri adalah dengan mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berbentuk O2. Dapat dikatakan system ekresi pada belalang ini sama seperti system ekresi pada ikan atau serangga sejenis lainnya. Namun, perlu anda ketahui bahwa belalangdan serangga lain tidak bisa mengekresikan ammonia serta harus memlihara konsentrasi air yang ada di dalam tubuhnya. Sehingga ammonia yang dihasilkan oleh belalang akan diubah menjadi barang yang kurang toksik yang biasa disebut dengan asam urat. Asam urat tersebut berbentuk mirip Kristal yang tidak dapat larut. Berikut uraian lebih lanjut mengenai Alat Ekresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya yang perlu untuk kita ketahui.

Alat Ekskresi pada Belalang

System ekresi pada belalang dapat disamakan dengan system ekresi pada hewan reptile, namun sedikit terdapat perbedaan. Perbedaannya terletak pada alat atau nama organ tubunya saja, sementara system dan prosesnya sama dengan yang lainnya.

Letak alat ekresi yakni pembuluh Malpighi pada belalang terletak diantara usus tengah dan usus belakang serangga tersebut. selanjutnya aliran darah pada belalang akan melewati pembuluh Malpighi. Kemudian disaat cairan melalui bagian proksimal pada pembuluh Malpighi tersebut, maka bahan yang memiliki kandungan nitrogen akan diendapkan sebagai asam urat. Sementara untuk air dan berbagai macam jenis garam akan diserap oleh pembuluh tersebut secara transport aktif dan secara osmosis.

Untuk proses selanjutnya asam urat dan sisa air akan masuk pada bagian usus halus, kemudian air akan diserap kembali. Kristal yang terbentuk dari proses asam urat tersebut dapat diekresikan melalui anus bersamaan dengan keluarnya fases.sedangkan untuk sebagian zat sisa yang mengandung nitrogen akan dipergunakan untuk membentuk kitin yang letaknya pada eksoskeleton. Proses inilah yang berfungsi untuk diekresikan pada saat pengelupasan kulit atau disebut dengan molting.

Baca Juga :   Siklus Hidup Trichuris Triciura : Pengertian dan Morfologi Terlengkap

Sistem Ekskretori Pada Belalang

Alat Ekresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya selanjutnya mengenai System ekskretori pada belalang yang mempunyai fungsi untuk memelihara keseimbangan internal. Lingkungan dalam (internal) serangga utamanya belalang ditentukan oleh cairan hemolimf yang menggenangi organ dan jaringan dari belalang. Selain itu system ini juga berfungsi sebagai bagian yang bertanggung jawab untuk memelihara uniformitas hemolimf. Dalam prosesnya untuk mekasnakan fungsi tersebut system ekskretori akan membuang limbah metabolisme serta bahan-bahan yang berlebihan. Utamanya yang mengandung nitrogen dan untuk mengatur kandungan gula dan air. Dalam melakukan proses tersebut bagian organ utama yang berperan adalah tabung Malpighi serta jaringan lainnya, yang diperkirakan dan berperan untuk membantu.

Tubula Pada Belalang

Tubula merupakan organ yang terletak di depan bagian tubuh dari seekor belalang, lebih tepatnya terletak padaa saluran makanan di awal proktodeum. Tabung tersebut berfungsi seperti halnya system ekresi paru-paru pada manusia. Dalam prosesnya tabung terebut akan mengambil zat-zat yang tidak diperlukan lagi dalam tubuh belalang, dan kemudian akan membuangnya bersamaan dengan system pernafasan belalang. Sementara zat yang masih berguna akan diproses kembali di dalam tubuh. Pada setiap serangga jumlah dari tabung Malpighi akan berbeda, dimana aka nada dua atau lebih dari 250 yang umumnya akan berbelit. Tabung tersebut akan selalu berpasangan sehingga akan berjumlah kelipatan dua.

Keseimbangan Lingkungan Dalam Serangga

Pada setiap serangga satu dengan yang lainnya tentu saja memiliki keadaan masalah tubuh yang berbeda, hal ini juga akan menjadikan berbagai keadaan lingkungan dan masalah yang juga berbeda, umumnya berhubungan dengan garam dan juga air pada tubuh belalang. Masalah tersebut akan muncul tergantung dari lingkungan tempat tinggal belalang, apakah kering, basah, ataupun lembab.

Baca Juga :   Hewan Ovipar - Pengertian, Ciri-Ciri Beserta Penjelasannya Lengkap

Hal tersebut juga tergantung dari makanan yang dimakan oleh belalang itu sendiri. Ketika belalang yang hidup di daerah kering, maka umumnya akan terjadi kehilangan air pada tubuh melalui penguapan yang terjadi pada permukaan tubuhnya serta pembuangan melalui fases. Sebenarnya belalang perlu membuang kelebihan air yang terserap melalui kulit dan juga dari makanannya. Hal ini berfungsi untuk menjaga agar garam pada tubuh belalang tidak ikut terbuang terlalu banyak.

Nah, itulah uraian mengenai Alat Ekskresi Pada Belalang Beserta Penjelasannya yang perlu untuk kita ketahui. Belalang memiliki system ekresi yang hampir mirip seperti pada makhluk hidup lainnya, hanya saja nama dan prosesnya sedikit berbeda. Semoga data memberikan wawasan dan pengetahuan untuk kita semua.

Baca juga:

Interaksi Dalam Ekosistem dan Contohnya Terlengkap

Ternyata Manusia Masih Bisa Hidup Tanpa 7 Organ Dalam Ini