9 Ciri Bunga Matahari – Habitat, Cara Budidaya dan Manfaatnya Lengkap

2 min read

9 Ciri ciri Bunga Matahari dan Manfaatnya Lengkap

9 Ciri ciri Bunga Matahari dan Manfaatnya – Bunga matahari memiliki nama latin Heliantus annuus L adalah salah satu jenis bunga yang terkenal di dunia. Bunga ini terkenal karena memiliki bentuk bunga yang khas dan unik serta memiliki warna kuning yang mencolok. Bunga Matahari biasanya digunakan sebagai tanaman hias, terkadang juga dijadikan tanaman budidaya untuk diambil minyak dan bijinya. Bunga matahari mempunyai ukuran bunga yang cukup besar, rata-rata sebesar 30 cm dengan bentuk bunganya yang bulat.

Bunga matahari termasuk ke dalam klasifikasi bunga majemuk. Bagian bunga disusun dari ribuan bunga yang tumbuh dalam satu tangkai bunga. Bunga matahari juga memiliki perilaku yang khas yaitu selalu menghadap ke arah matahari, oleh karena itu bunga ini disebut sebagai bunga matahari, selain bentuknya yang juga menyerupai matahari. Dan pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan informasi tentang 9 Ciri ciri Bunga Matahari dan Manfaatnya yang perlu anda ketahui. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak ulasan berikut ini :

Habitat Bunga Matahari

Bunga matahari sangat cocok ditanam pada tanah yang subur dan hangat dengan sinar matahari yang cukup. Berdasarkan asal bunga ini, bunga matahari cocok ditanam di daerah yang memiliki iklim subtropik. Jika ditanam di daerah tropic juga bisa, tetapi hasilnya akan kurang maksimal. Jika ditanam di daerah dengan 4 musim seperti di eropa, Australia, jepang dan sebagian negara bagian di amerika hanya bisa ditanam pada musim semi dan musim panas saja.

Baca Juga :   Proses Pertumbuhan Tanaman Nanas Dan Penjelasannya

Perlu untuk diketahui bagi Anda yang mungkin ingin membudidayakan bunga matahari. Untuk membantu proses pertumbuhan bunga matahari, diperlukan beberapa jenis hormon pada tumbuhan yang akan membantu proses pertumbuhan matahari seperti :

  • fungsi hormon asam absisat
  • fungsi hormon auksin
  • fungsi hormon sitokinin
  • fungsi hormon giberelin

Ciri Ciri Bunga Matahari

Setelah mengetahui habitat dari bunga matahari, berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai 9 Ciri-Ciri Bunga Matahari Dan Manfaatnya:

  1. Bunga matahari termasuk ke dalam klasifikasi dari kingdom plantae, ordo arestales, family asteraceae, dan termasuk ke dalam genus heliantus.
  2. Bunga matahari tumbuh di negara Amerika serikat dan bisa mencapai ketinggian 3 meter hingga 5 meter tergantung dengan jenis varietasnya masing-masing. daun bunga matahari lebar, batangnya ditumbuhi dengan rambut kasar (akan terasa gatal jika tersentuh kulit), tumbuhnya tegak dari tanah dan sangat jarang bercabang jadi hanya memiliki batang tunggal dengan satu bunga saja.
  3. Bunga matahari merupakan bunga majemuk yang berasal dari ribuan bunga dan tersusun dalam satu tangkai bunga yang besar.
  4. Saat ini terdapat dua tipe bunga matahari yaitu bunga tepi atau sering juga disebut sebagai bunga lidah. Mengapa dinamakan demikian karena tipe bunga ini merupakan bunga steril atau tanpa biji dengan ukuran kelopaknya yang sangat besar.
  5. Sedangkan tipe lainnya adalah bunga tabung yang memiliki biji di dalam bunganya. Di dalam bunga tabung ini setidaknya terdapat 2000 kuntum bunga atau biji di dalamnya.
  6. Bunga matahari memiliki pergerakan sendiri yang dinamakan bunga heliotropisme dimana bunganya selalu mengikuti kemana arah matahari berjalan. Oleh sebab itu, bunga ini diberi nama bunga matahari karena selalu mengikuti matahari dan juga karena bentuk bunga ini yang hampir sama dengan matahari secara imajiner.
  7. Karena pergerakan ini bunga matahari memiliki keuntungan 10% dari proses fotosintesis. Proses penyerbukan pada bunga matahari dilakukan dengan kawin silang yang dibantu oleh pergerakan angin yang menyebarkan serbuk sari jauh pada putik bunga betina dan kemudian terjadilah pembuahan.
  8. Di dalam bunga matahari ada buah yang berbentuk kurung. Biji bunga matahari yang sebenarnya berada di dalam buah lain yang melindunginya, dimana yang memiliki kulit tebal dan keras.
  9. Biji bunga matahari ini banyak digunakan untuk konsumsi dan diambil minyaknya karena di dalam minyak bunga matahari terdapat lemak tak jenuh yang sangat baik untuk kesehatan tubuh bagi yang mengkonsumsinya.
Baca Juga :   6 Mahkota Bunga - Pengertian, Variasi, Karakteristik dan Fungsinya

Budidaya bunga matahari

Sejak dahulu, bunga matahari sudah menjadi tanaman untuk dibudidayakan oleh orang Indian di Amerika serikat. Kemudian budidaya ini juga menyebar ke daerah amerika selatan bahkan menjadi salah satu sumber pangan utama bagi suku inka pada masanya. Saat orang eropa telah melakukan invansi di amerika, bunga matahari akhirnya mulai tersebar ke tanah eropa dan menjadi salah satu bahan campuran dalam roti, dibuat kopi dan lainnya.

Saat ini budidaya biji bunga matahari sudah banyak dilakukan oleh orang di berbagai negara di belahan dunia ini. Tujuan dari budidaya biji bunga matahari tergantung dengan apa yang mau diambil dari biji bunga matahari tersebut.
Saat ini terdapat beberapa kelompok budidaya bunga matahari diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok budidaya minyak biji bunga matahari – untuk mendapatkan minyak dari biji bunga matahari yaitu dengan cara menanam bunga matahari yang memiliki cangkang biji lunak serta tipis. Untuk bisa memperoleh 1 liter minyak biji matahari dibutuhkan kira-kira sekitar 60 tandan bunga matahari.
  2. Kelompok budidaya pakan ternak – Daun bunga matahari bisa menjadi sumber pakan ternak yang kaya akan gizi dan nutrisi.
  3. Kelompok budidaya tanaman hias – bunga matahari yang memiliki bentuk yang indah dan warnanya yang mencolok membuat permintaan untuk dijadikan sebagai tanaman hias selalu meningkat setiap tahunnya.
  4. Kelompok budidaya kuaci – Biji bunga matahari juga bisa dijadikan camilan sehat dan rasanya gurih dan enak.

Itulah ulasan dari artikel kali ini tentang 9 Ciri-Ciri Bunga Matahari Dan Manfaatnya yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Vitamin C : Cara Kerja dan Fungsinya Lengkap

Ciri-Ciri Tanaman Sereallia Terlengkap