8 Fungsi Daun Telinga pada Manusia

2 min read

8 Fungsi Daun Telinga pada Manusia

8 Fungsi Daun Telinga pada Manusia – Suara merupakan getaran yang merambat melalui perantara medium seperti udara, air, benda padat ataupun dengan medium lainnya dalam bentuk gelombang. Telinga pada hewan dan manusia memiliki fungsi rangka manusia yang hampir sama, yaitu untuk menangkap suara, tetapi dengan sedikit variasi pada bentuk dan juga fungsi.

Ketika suara datang dalam bentuk gelombang yang merambat, maka getarannya akan sampai ke daun telinga sehingga telinga dapat mendeteksi dan menangkapnya. Rangsangan suara itu kemudian akan disampaikan ke bagian-bagian otak melalui syaraf yaitu syaraf nervus vestibulokoklearis, yang kemudian akan diinterpretasikan oleh otak dan juga sistem syaraf pusat. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi utama dari telinga adalah untuk mendengar.

Namun demikian, bagaimana dengan daun telinga. Sekilas, memang daun telinga pada manusia seperti tidak memiliki manfaat. Tidak seperti daun telinga hewan, misalnya seperti pada hewan kelinci yang memiliki daun telinga yang panjang dan dapat bergerak-gerak untuk mengikuti gelombang suara dan bahkan dapat mendeteksi bahaya yang akan datang. Daun telinga manusia memang tidak seperti hewan yang dapat bergerak-gerak ketika merasa ada bahaya yang datang ataupun untuk mendeteksi musuh. Akan tetapi ternyata daun telinga manusia yang kecil ini juga memiliki banyak fungsi yang harus diketahui supaya kita lebih mensyukuri dan menjaga telinga kita.
Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai fungsi daun telinga :

Baca Juga :   Gendang Telinga Manusia - Pengertian, Fungsi dan Macam Gangguan Beserta Cara Mengatasinya

1. Menangkap gelombang suara

Saat suara datang dalam bentuk gelombang yang bergetar, disini daun telinga menjadi yang pertama kali akan menerima getaran gelombang suara tersebut, lalu menangkap dan juga mengumpulkan suara. Tulang rawan yang lentur pada daun telinga membuat getaran dari gelombang suara akan mudah tertangkap.

2. Mengarahkan gelombang suara

Setelah daun telinga dapat mendeteksi gelombang suara yang ada, kemudian getaran gelombang suara itu akan diarahkan melalui lubang telinga dengan saluran yang panjangnya yaitu sekitar 2,5 cm lalu akan menggetarkan gendang telinga.

3. Meningkatkan tekanan udara di sekitar gendang telinga

Bayangkanlah rasanya ketika kalian naik pesawat dan merasakan gangguan pendengaran seolah kalian merasa tuli. Apa yang sebenarnya terjadi? Hal ini dikarenakan adanya perbedaan tekanan udara luar dengan tekanan udara yang ada di sekitar gendang telinga kalian. Ketika udara di luar lebih tinggi daripada tekanan udara disekitar gendang telinga, maka gendang telinga kalian akan terasa sakit atau terasa seperti tuli.

Nah, disinilah pentingnya daun telinga. Daun telinga memiliki fungsi untuk meningkatkan tekanan udara di sekitar gendang telinga agar gendang telinga tidak terasa sakit. Tekanan udara yang lebih tinggi di sekitar gendang telinga bisa membuat gendang telinga bekerja lebih maksimal sehingga gendang telinga dapat mempertahankan frekuensi yang dapat diterima oleh telinga manusia, yaitu sekitar 20 khz sampai dengan 20.000 khz.

4. Melindungi gendang telinga

Tugas melindungi gendang telinga ternyata tidak hanya dilakukan oleh folikel rambut pada bulu-bulu halus di sekitar lubang telinga. Bulu-bulu halus ini juga memiliki fungsi untuk menyaring kotoran dari luar yang masuk ke telinga. Daun telinga ternyata juga memiliki fungsi melindungi gendang telinga. Pola lipatan yang rumit pada daun telinga ini, ternyata dapat berfungsi untuk mencegah serangga masuk ke dalam telinga.

Baca Juga :   Air Mata : Fungsi, Manfaat dan Proses Terbentuknya Terlengkap

5. Fungsi estetika

Manusia memiliki banyak kebudayaan yang rumit dan tak jarang masih dipertahankan hingga zaman sekarang ini. Daun telinga ternyata juga menjadi salah satu objek dari kebudayaan manusia. Misalnya seperti menindik daun telinga, atau menggantungkan asesoris lainnya seperti anting pada daun telinga untuk tujuan estetika. Menindik ataupun memberi perhiasan anting pada daun telinga, biasanya dilakukan pada daun telinga bagian bawah, tetapi tak jarang juga orang melakukannya pada daun telinga di bagian atas.

Pada beberapa kebudayaan suku pedalaman, semakin besar daun telinga bagian bawah, maka akan semakin cantik seorang wanita. Seperti kebudayaan pada suku dayak di Kalimantan yang menempatkan anting-anting pemberat pada daun telinga agar daun telinganya membesar. Akan tetapi yang terjadi sebaliknya pada kebudayaan modern saat ini adalah orang-orang sibuk pergi menemui dokter bedah plastik sebab ukuran daun telinga mereka yang besar sejak lahir dianggap tidak membuatnya terlihat cantik. Sehingga, orang-orang pada zaman modern ini, beberapa diantaranya akan melakukan bedah plastik pada telinganya yang besar agar ukurannya berubah menjadi lebih kecil untuk mendapatkan rasa percaya diri yang lebih besar dan merasa lebih cantik.

6. Mengubah amplitudo gelombang suara

Amplitudo berarti terkait dengan keras lemahnya volume suara. Struktur daun telinga yang rumit dan bergelombang memiliki fungsi untuk mengubah amplitudo gelombang suara yang datang. Dengan demikian, suara-suara yang datang diperkuat dalam rentang frekuensi yang dapat diterima oleh telinga manusia.

7. Mendeteksi lokasi suara

Ketika gelombang suara datang dan mengenai daun telinga, maka syaraf-syaraf daun telinga akan menjalankan proses penyaringan informasi untuk mengetahui darimana suara tersebut berasal. Oleh karena itu, walaupun dengan mata tertutup manusia selalu bisa mengetahui dari arah mana suara yang didengar berasal, seperti dari arah belakang, depan, kanan, kiri, bahkan jauh ataupun dekat.

Baca Juga :   Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya Yang Baik Dan Benar

8. Menyaring rentang frekuensi

Ketika berbagai macam suara yang berbeda datang dan mengenai serta memantul pada daun telinga, maka daun telinga akan menyaringnya kemudian memilah suara yang sesuai dengan rentang frekuensi yang dapat diterima oleh telinga manusia.

Itulah pembahasan tentang 8 Fungsi Daun Telinga pada Manusia yang dapat kita pelajari bersama. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Apa Itu Homestatis? Tentang Kestabilan Tubuh

Fungsi Kerongkongan Manusia