7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita

2 min read

7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita

7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita – Wanita mempunyai banyak ciri atau karakteristik fisik yang berbeda dari pria, dikarenakan memiliki peran yang sangat penting dalam reproduksi. Maka dari itu, wanita perlu mengenal dan mengetahui berbagai macam fungsi dari setiap organ reproduksi yang dimilikinya. Sehingga ini akan berfungsi untuk lebih memperhatikan kesehatan dari setiap organ tersebut. secara umum organ reproduksi wanita terdiri dari dua bagian, yaitu bagian lura dan bagian dalam. bagian dalam organ reproduksi wanita terdiri dari saluran reproduksi dan ovarium yang meliputi oviduk, uterus, serta vagina. Sementara bagian luar organ reproduksi wanita meliputi mons veneris, labia minora, labia mayora, klitoris, vestibulum, perineum, kelenjar bartholin, hymen (selaput dara), dan fourchette.

Mengenai uterus lebih jelasnya anda bisa memperhatikan ulasan tentang 7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita yang perlu dan wajib untuk diketahui khusus bagi perempuan.

Pengertian Uterus

Uterus merupakan salah satu organ reproduksi wanita yang sangat penting, biasanya uterus disebuts ebagai Rahim. Dimana dalam Rahim atau uterus memiliki peran yang sangat penting, umumnya yakni untuk menerima sel telur yang dibuahi yang akan berubah menjadi janin dan menahannya selama proses perkembangan. Selain itu, dapat diartikan bahwa uterus adalah sistem reproduksi wanita yang membantu dalam mendukung janin selama masa kehamilan. Dimana sel telur yang dibuahi menjadi embrio kemudian akan tumbuh dan berkembang. Bagian uterus ini akan menyelimuti dan mendukung janin yang sedang berkembang. Bahkan rahim atau uterus juga menyokong embrio selama tahap perkembangan awal.

Baca Juga :   Struktur Otot Jantung

Pada setiap wanita uterus memiliki ukuran yang berbeda. Ini didasarkan paada usia atau pada pernah melahirkan atau belum. Ukuran uterus yang dimiliki anak-anak adalah sekitar 2-3 cm, nulipara 6-8 cm, multi para 8 hingga 9 cm dan lebih dari 80 gram atau mencapai 1000 gram pada wanita hamil. Bahkan uterus ini dapat menahan beban hingga 5 liter. Secara umum ukuran uterus sekitar 7-7,5 cm, dengan lebar paling banyak 5,25 dan tebal 2,5 cm.

Fungsi Uterus Wanita

Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa fungsi uterus yang perlu diketahui.

1. Tempat Tumbuh Dan Berkembangnya Janin

Pada saat terjadi pembuahan antara sperma dan ovum maka hasil dari pembuahan tersebut membutuhkan tempat untuk tumbuh dan berkembangnya janin. Maka dari itu, fungsi uterus yang paling utama pada wanita yakni sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin. Janin akan tumbuh dan berkembang apabila kondisi uterus mendukung pertumbuhan serta perkembangannya.

2. Penahan Ovum Yang Telah Dibuahi

Ketika haid berlangsung, sel telur atau ovum akan luruh karena tidak ada pembuahan. Akan tetapi, ketika sel telur dibuahi oleh sperma maka ovum perlu ditahan agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi janin. Proses ovum yang terlah dibuahi akan ditahan oleh uterus dimulai dari ovum yang telah dibuahi keluar dari ovarium. Ovarium merupakan kelenjar berbentuk biji kenari yang berada dibagian kanan dan kiri uterus. Lalu ovum yang telah dibuahi akan diantarkan menuju uterus menggunakan saluran tuba uterine.

3. Saluran Gamet (Spermatozoa)

Ketika terjadi pembuahan, maka akan terjadi pertemuan antara sel gamet jntan dan gamet betina. Kemudian pada saat pembuahan spermatozoa yang menjadi benih dari sel sperma akan membuahi sel telur dengan melalui uterus. Maka dari itu fungsi lainnya dari uterus adalah sebagai saluran gamet (spermatozoa).

Baca Juga :   Penderita Leukemia : Pengertian, Ciri, Gejala dan Terapi Biologinya Lengkap

4. Pendorong Janin Keluar Dari Plasenta

7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita yang berikutnya adalah pada saat persalinan, janin dan plasenta akan keluar pada wanita. Penyebab janin dan plasenta keluar dari tubuh ini karena adanya dorongan dari uterus agar janin dan plasenta mudah untuk keluar. Ada beberapa dari wanita yang melahirkan, kesulitan dalam proses mengeluarkan plasenta. Proses plasena dan jaringan lain yang keluar pada saat melahirkan normal disebut sebagai proses persalinan tahap ketiga.

5. Pengendali Pendarahan

Organ uterus mampu mengatur proses pendarahan. Proses pendarahan pada uterus dapat terjadi ketika masa mentsruasi dan implantasi (kehamilan). Ketika uterus mengalami pendarahan maka otot-otot uterus akan mengalami kontraksi. Selain itu, faktor lainnya selain dari otot uterus yang mengendalikan proses pendarahan, ada faktor lainnya yang dapat mempengaruhi yaitu faktor hormone anti-diuretik (ADH).

Terdaapat perbedaan yang terjadi ketika masa menstruasi dan implantasi, yaitu perbedaan banyaknya darah yang keluar serta waktu kelaur darah yang singkat. Pada saat menstruasi darah akan keluar lebih banyak dibandingkan jika terjadi implantasi. Sementara waktu keluarnya darah ketika implantasi lebih cepat dibandingkan anda megalami menstruasi.

6. Tempat Berlindung Dan Pemberi Nutrisi Janin Hingga Maturitas

Selain berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembanya janin, uterus atau Rahim mempunyai fungsi lain yakni sebagai tempat untuk berlindung dan pemberi nutrisi pada janin. Proses janin dalam uterus ini akan berlangsung selama janin mencapai maa maturitas. Maturitas merupakan keadaan dimana janin mengalami periode pertumbuhan dan pematangan.

7. Tempat Implantasi

Tidak hanya itu, uterus juga mempunyai fungsi sebagai tempat implantasi. Implantasi terjadi ketika awal masa periode kehamilan. Istilah tersebut dapat diartikan sebagai keadaan ovu yang telah berhasil dibuahi dan jaringan disekitar sel telur (trofoblas) akan mengalami kerusakan pembuluh darah dan darah tersebut akan keluar dari leher rahim dan akan keluar dari vagina.

Baca Juga :   Komponen Darah : Pengertian, Macam, Sifat dan Fungsinya Terlengkap

Mengetahui dan memahami 7 Fungsi Utama Uterus Pada Wanita sangatlah penting agar dapat menjaga kesehatan dan keamanan setiap organ reproduksi tersebut. Jadi, disarankan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, semoga bermanfaat.

Baca juga:

Struktur Dan Fungsi Enzim

Apa Itu Enzim Lipase?