4 Peranan Filum Echinodermata Bagi Kehidupan – Pengertian, Ciri dan Karaktersitiknya

2 min read

4 Peranan Filum Echinodermata Bagi Kehidupan

4 Peranan Filum Echinodermata Bagi Kehidupan – Nama Echinodermata ini menurut pembagian hewan vertebrata dan invertebrata termasuk dalam invertebrata laut yang memiliki kulit berduri. Pengelompokan 5 kelas dari sekitar 6000 spesies tersebut pada umumnya tersusun dari kerangka yang terbuat dari kalsium karbonat. Cara perkembangbiakan hewan echinodermata ini ada yang secara seksual maupun aseksual.

4 Peranan Filum Echinodermata Bagi Kehidupan - Pengertian, Ciri dan Karaktersitiknya

Ciri Ciri Echinodermata

Secara biologis, echinodermata memiliki ciri-ciri yang diantaranya:

  1. Tubuhnya tidak ada segmentasi, simetrik radial, umumnya pentameri (bersegi lima).
  2. Dinding tubuh echinodermata terdiri dari endoskeleton dan duri-duri eksternal yang terbentuk dari theka kapur.
  3. Echinodemara memiliki saluran pencernaan.
  4. Memiliki sistem hidrovaskuler dengan kaki-kaki yang berfungsi sebagaipergerakan (kaki ambulakral).
  5. Sifat kelaminnya dieseus.
  6. Pembuahan telur biasanya terjadi di dalam air laut.
  7. Larvanya mikroskopis dan memiliki silia.
  8. Semua anggota Echinodermata hidup di laut.
  9. 5 kelas dalam klasifikasi makhluk hidup yang merupakan bagian dari echinodermata ialah: kelas Crinoidea, kelas Asteriodea, kelas Ophiuroidea, kelas Echinoidea dan kelas Holothuroidea
  10. Echinodermata, kecuali Echinoidea (bulu babi) dan Holothuroidea (teripang) tidak memiliki lima lengan simetris.

Peranan Echinodermata

Berikut ini pembahasan tentang 4 peranan filum echinodermata, yaitu :

1. Peran ekologis echinodermata

Hewan – hewan dari kelompok filum echinodermata ini memiliki berbagai peran ekologi. Contohnya seperti:

  • Pasir dolar dan teripang yang menggali ke dalam pasir. Kegiatan ini akan menyediakan lebih banyak oksigen pada kedalaman lebih besar dari dasar laut.
  • Bintang laut mampu mencegah pertumbuhan alga yang ada di terumbu karang.
  • Banyak teripang yang menyediakan habitat untuk parasit, contohnya seperti kepiting, cacing dan siput.
  • Bagian penting dalam rantai makanan laut. Echinodermata ini memiliki peran penting sebagai makanan pokok bagi banyak hewan, termasuk berang-berang laut.
  • Echinodermata juga memakan rumput laut, sehingga hal ini menjaga ekosistem laut terkendali.
Baca Juga :   Tips Memilih Kacamata Renang Yang Baik Dan Benar

Dari beberapa peran alga bagi ekosistem laut tersebut, dibuktikan dengan fenomena hancurnya banyak terumbu karang yang ada di laut. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya jumlah besar kelompok echinodermata (atau bisa dibilang bahwa echinodermata termasuk hewan yang hampir punah), seperti landak laut si pemakan rumput laut. Sehingga, sebagian beberapa ekosistem laut dikuasai oleh rumput laut. Sedangkan, rumput laut memiliki kemampuan menghancurkan terumbu.

2. Berperan sebagai makanan

Sebagian negara di Dunia beranggapan bahwa kelompok filum ecinodermata merupakan salah satu makanan lezat. Negara-negara tersebut diantaranya Jepang, Peru, Spanyol dan Perancis. Kebiasaan memakan kelompok filum echinodermata, menyebabkan ditangkapnya landak laut yang kurang lebih sekitar 50.000 ton ditangkap setiap tahunnya. Teripang juga dianggap memiliki rasa yang lezat bagi penduduk beberapa negara Asia Tenggara. Sedangkan di Cina pernana filum echinodermata sebagai makanan, mereka digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sup agar-agar serta minuman.

3. Echinodermata sebagai obat dan model dalam peelitian

Menurut hasil penelitian ilmiah, echinodermata juga dapat digunakan sebagai obat. Contohnya yakni:

  • Beberapa racun yang terkandung didalam teripang memiliki peranan mampu memperlambat laju pertumbuhan sel tumor.
  • Landak laut yang masuk dalam echinoidea ialah organisme model yang dimanfaatkan dalam penelitian biologi perkembangan.
  • Untuk mempelajari mekanisme pembuahan dan aktivasi telur, proses fisiologis yang terjadi selama pengembangan awal dan pengaturan diferensiasi pada embrio awal, kita membutuhkan landak laut.
  • Selain itu, yang dipelajari dalam landak laut diantaranya juga dasar molekul perkembangan awal.
  • Awal perkembangan embrio landak laut merupakan suatu proses yang sangat dilestarikan. Hal ini dimanfaatkan untuk membuat studi biokimia yang telah menghasilkan sejumlah penemuan besar.

4. Echinodermata dalam pertanian

Peranan filum echinodermata yang keempat yakni bagi pertanian. Echinodermata yang memiliki kerangka dengan struktur keras, kerangkanya dimanfaatkan untuk dijadikan kapur (di beberapa daerah yang sulit ditemukannya batu kapur). Dalam prospek pertanian, kapur digunakan petani untuk dicampurkan ke tanahnya. Proses ini dimaksudkan agar tanaman dapat mengambil lebih banyak nutrisi. Bukan jumlah sedikit yang diperlukan untuk kepentingan ini, yaitu sekitar 4.000 ton hewan yang digunakan setiap tahun.

Baca Juga :   Apa Itu Homestatis? Tentang Kestabilan Tubuh

Karakteristik Echinodermata Secara Umum

Dalam mempelajari caban-cabang ilmu biologi, kita mungkin akan berkali-kali mempelajari tentang karakteristik. Selanjutnya, yang akan kita bahas adalah karakteristik Echinodermata secara umum:

  1. Memiliki bentuk bilateral simetris ketika dalam tahap masih menjadi larva, namun ia akan menjadi radial simetris ketika telah mencapai dewasa.
  2. Tubuh dari echinodermata ini umumnya terdiri atas lima bagian.
  3. Terdiri dari tiga lapisan sel (triploblastik enterocoelom).
  4. Organ tubuhnya memiliki silia.
  5. Tidak memiliki kepala, otak dan segmen.
  6. Permukaan tubuh echinodermata memiliki lima daerah radial simetris (ambulacra tempat keluarnya tonjolan kaki).
  7. Tubuhnya tertutup oleh epidermis yang padat, dan di bagian atasnya memiliki endskeleton yang terbuat dari kapur sebagai hasil sekresi mesodermis.
  8. Biasanya, permukaan tubuhnya memiliki memiliki pola tertentu (terkadang memiliki duri yang tajam atau tumpul).
  9. Tidak semua echinodermata memiliki alat pencernaan yang lengkap.
  10. Memiliki sistem peredaran darah radiat,
  11. Echinodermata juga memiliki sistem saluran air dan kaki tabung yang berfungsi sebagai pergerakan.
  12. Proses respirasi pada echinodermata menggunakan dermal branchia, kaki tabung, tentakel, kantung insang serta respiratory tree.
  13. Sedangkan sistem ekskresinya dengan amoebocyte.
  14. Pembuahannya eksternal yang menghasilka larva mikroskopis.
  15. Namun beberapa spesies echinodermata mampu melakukan reproduksi vegetatif dengan cara membelah diri.

Demikianlah artikel tentang 4 Peranan Filum Echinodermata Bagi Kehidupan, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat. Terima kasih.

Baca juga: