4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan

3 min read

4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan

4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan – Seklerenkin berasal dari bahasa Yunani yakni Sclerous yang artinya “keras” serta kata enchyma yaitu “infusi”. Istilah tersebut menunjuk kepada sifat dinding seklerenkim yang cukup keras. Jaringan ini mempunyai peran sebagai jaringan penyongkong pada organ tumbuhan yang telah berumur dewasa. Jaringan seklerenkim tersusun atas sel-sel yang telah mati dan dinding sel-sel inilah kemudian yang mengalami penebalan.

4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan

Sifat Sel Jaringan Seklerenkim

Sel pada jaringan seklerenkim lebih kaku bahkan tidak dapat memanjang, ini berbeda dengan sel pada jaringan kolenkim. Berikut sifat yang dimiliki jaringan seklerenkim:

  1. Jaringan ini terdiri dari sel-sel yang telah mati
  2. Pada dinding sklerenkim terdapat lignin serta mengandung selulosa
  3. Selain itu, sel-sel yang ada pada jaringan ini bertekstur keras
  4. Memiliki sedikit kandungan protoplas yang kemudian akan menghilang pada saat sel teah dewasa
  5. Dapat ditemukan di batang, daun, dan juga pada bagian keras biji serta buah

Jaringan Tubuh Pada Tumbuhan

Menurut beberapa ahli jaringan tubuh tumbuhan digolongkan menjadi tiga system apabila dilihat dari kesinambungan topografinya, ketiga system tersebut diantaranya:

  1. System dermal, yang termasuk kedala system ini meliputijaringan epidermis yang menjadi pelindung primer bagi tumbuhan disebabkan berada dibagian terluar tubuh. Selain itu periderm yang bagi tumbuhan dengan pertumbuhan sekunder mampunyai peran sebagai pengganti epidermis.
  2. System jaringan pembuluh, meliputi xylem dan floem. Xylem berperan sebagai pengangkut air serta mineral menuju ke daun, sementara floem memiliki peran sebagai pengangkut hasil fotosintesisi dari daun ke semua bagian tubuh tumbuhan.
  3. System jaringan dasar, merupakan jaringan yang membentuk dasar serta rangka dari tumbuhan. Jaringan parenkim, kolenkim serta jaringan seklerenkim adalah jaringan yang termasuk kedalam jaringan dasar.
Baca Juga :   Penyakit Infeksi HIV/AIDS : Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah

Perbedaan Sifat Jaringan Parenkim, Kolenkim, dan Seklerenkim

Ketiga jaringan, yaitu parenkim, kolenkim dan seklerenkim mempunyai perbedaan sifat sel yang masing-masing berbeda, diantaranya:

  • Parenkim, adalah jaringan yang terdiri dari sel hidup dengan mempunyai dinding yang tipis
  • Kolenkim, merupakan jaringan yang terdiri atas sel hidup yang memiliki dinding tebal
  • Seklerenkim, merupakan jaringan yang terdiri dari sel mati yang mempunyai dinding tebal.

Letak Jaringan Sklerenkim

Sebelum membahas mengenai 4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan setidaknya kita harus mengetahui letak dari jaringan sklerenkim. Jaringan sklerenkim terletak dibagian korteks dan periskel yang berada diantara xylem dan floem. Jaringan ini ternyata dapat juga kita temui pada buah serta biji yang berupa sklereida. Sel jaringan seklerenkim umumnya akan membentuk bagian tumbuhan yang keras dari tumbuhan, seperti halnya bagian kulit biji dan mesofil daun. Sel ini hanya dapat ditemui pada organ tumbuhan yang telah tidak dapat lagi mengalami pertumbuhan.

Jenis-jenis Sel Sklerenkim

Secara umum jaringan sklerenkim terdiri dari lignin yang memiliki kandungan protoplas yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Organisme tersusun dari banyak sel yang berperan sebagai unit terkecilnya. Kumpulan dari banyak sel tersebut yang memiliki kecenderungan serta sifat fungsinya sama dan saling berhubungan antar satu dengan yang lainnya akan membentuk sebuah jaringan.

Jika digolongkan berdasarkan jaringan penyusunnya, ada dua jenis jaringan, yaitu jaringan sederhana yang memiliki sifat homogeny serta jaringan kompleks yang bersifat heterogen. Pada jaringan tumbuhan yag termasuk kedalam jaringan sederhana, meliputi jaringan parenkim, jaringan kolenkim, dan jaringan sklerenkim. Sedangkan yang tergolong kedalam jaringan rumit, yaitu jaringan xylem dan jaringan floem, serta jaringan epidermis.
Sel yang ada pada jaringan sklerenkim dibagi kedalam dua jenis, yaitu:

Baca Juga :   Contoh Penyakit Disebabkan Virus Pada Manusia

1. Serat sklerenkim (fibers)

Serat sklerenkim merupakan sel yang telah mati dengan ukuran panjang sekitar 2 mm mempunyai ujung yang meruncing. Dinding sel serat akan mengalami penebalan dari zat kayu dan memiliki kandungan selulosa. Serat sklerenkim mempunyai bentuk polygonal, bisa saja berupa segilima maupun segienam dengan noktah-noktahnya berupa saluran yang sempit serta miring. Ada dua jenis serat sklerenkim, yaitu:

  • Serat Xylem yang dapat juga disebut sebagai Xilari. Serat jenis ini adalah komponen utama kayu dikarenakan pada dinding seratnya mengandung lignin. Serat xylem akan berkembang melalui jaringan prokambium sehingga menjadikannya sebagai bagian dari jaringan pembuluh. Serat Xilari ini memiliki struktur yang sangat variatif karena mempunyai tebal dinding, bentuk serta ukuran yang berbeda-beda.
  • Serat diluar xylem atau biasa disebut dengan Extraxilari. Serat jenis ini mengandung zat lignin, akan tetapi ada pula yang tidak mengandung zat tersebut didalamnya. Umumnya serabut extraxilari berupa serabut panjang yang bagian ujung serabutnya dapat meruncing serta dapat juga menumpul atau bercabang.

2. Sel-sel batu (sklereida)

Sel batu dan sel serat berdasarkan teorinya dapat dibedakan berdasarkan ukuran, yaitu sel serat dapat disebut memiliki serabut yang panjang, sementara sel batu mempunyai serabut yang relative lebih pendek. Akan tetapi, pengelompokkan tersebut ditolak oleh banyak ahli. Hal ini dikarenakan pada tumbuhan terdapat juga serat sklerenkim yang pendek serta ada pula sel batu yang memiliki serabut sangat panjang. Sel batu dan serat dapat dibedakan berdasarkan asal usul pembentukannya. Sel batu umumnya berkembang dari sel parenkim yang dindingnya sudah mengalami penebalan skunder, sementara serat perkembangannya dari jaringan meristem.

Fungsi Jaringan Sklerenkim

Dari penjelasan yang telah diuraikan diatas, dapat kita ketahui beberapa fungsi utama yang dimiliki oleh jaringan sklerenkim. Fungsi tersebut daiantaranya yaitu:

  1. Jaringan seklerenkim berfungsi sebagai penyongkong tumbuhan
  2. Sebagai pemberi kekuatan serta dukungan mekanik bagi organ yang dimiliki tumbuhan
  3. Sebagai pelindung dari organ tumbuhan
  4. Aktifitas yang ditimbulkan jaringan sklerenkim dapat menjaga tanaman dari stress karena faktor lingkungan.
Baca Juga :   Makanan Penambah Sistem Imun Tubuh

Nah, demikian itulah uraian mengenai 4 Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan serta penjelasan lainnya yang mungkin perlu untuk kita ketahui. Dimana jaringan sklerenkim memiliki peran yang amat penting bagi tumbuhan. Semoga pembahasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Baca juga:

Fungsi Stigma Pada Serangga Paling Lengkap

10 Ular Terbesar yang Ganas dan Berbahaya Di Dunia