4 Ciri-ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya

2 min read

4 Ciri-ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya

4 Ciri-ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya – Ekosistem air tawar merupakan suatu kelompok hewan pada kehidupan bawah air. Dimana didalamnya tidak mengandung banyak garam dan rantai kehidupan didalamnya sangat minim mendapatkan pencahayaan oleh sinar matahari serta cenderung dipengaruhi oleh kondisi alam.

A. Berikut adalah penjelasan mengenai 4 ciri-ciri ekosistem air tawar

  • Kondisi iklim atau cuaca sangat mempengaruhi kehidupan dan perkembangbiakan hewan semua penghuni yang ada didalam dan permukaan air. Ketersediaan bahan makanan dapat ditentukan oleh kondisi cuaca serta kelancaran aktifitas mata rantai makananpun didalam ekositem air tawar dipengaruhi oleh perubahan cuaca atau iklim.
  • Kondisi suhu yang berubah ubah mampu mempengaruhi mata rantaai kehidupan didalam dan permukaan air. pada suhu yang sejuk semua organisme atau jenis jenis plankton seperti zooplanton akan naik kepermukaan untuk mengambil oksigen ataupun mencari makan sedangkan pada suhu yang tinggi dan panas, biasanya tidak ada satupun hewan air yang mau muncul, dikarenakan merasa harus melindungi dirinya dari sengatan matahari yang begitu kuat walaupun pada kenyataanya suhu disekitarnya tetaplah rendah.
  • Ketersediaan cahaya matahari sangat bermanfaat untuk proses fotosintesis tumbuhan yang hidup diekositem air tawar dan juga mempercepat perkembangbiakan jamur dan bakteri. Hal ini digunakan supaya dapat mengurai pembusukan tumbuhan dan hewan yang sudah mati. Dimana penguraian itu digunakan agar dapat menjadi asupan nutrisi bagi hewan lain. Akan tetapi bagi wilayah ekosistem air tawar yang tidak terpapar oleh sinar matahari yang cukup, maka keadaan ekositem akan terasa lebih teduh tetapi lebih gelap.
  • Kondisi air tawar hanya memiliki kadar garam 1 persen saja dan bahkan lebih rendah dari garam yang ada pada tubuh sel makhluk hidup. Kondisi ini yang membuat air tawar tidak berasa asin, serta selalu terlihat jernih dan mudah menyerap sinar matahari secara normal dan lancar jika memang letak sinar mataharinya langsung menerpa pada ekositem air tawar.
Baca Juga :   Jenis Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya Terlengkap

B. Ekosistem air tawar berdasarkan letaknya

  • Wilayah litoral yaitu daerah dangkal yang ditembus oleh cahaya matahaari sampai kedasar air yang paling dalam.
  • Wilayah netik yaitu daerah yang terbuka dan luas yang jauh dari tepian sampai dasar air yang tetap mendapatkan pencahayaan matahari yang baik dan menetap.
  • Wilayah Profundal yaitu dasar air yang paling dalam yang tidak tertembus cahaya matahari yang didalamnya terdapat hewan hewan sangat kecil yang terdiri dari organisme fotosintetik dan ditinggali beberapa jenis hewan pemangsa dan jenis hewan hewan pengurai.
  • Wilayah bentik yaitu daerah yang luas seperti lautan tetapi memiliki air yanrelatif tenang , yaitu danau yang dasar airnya yang ikut tenang dan dihuni oleh ratusan jenis organisme.
  • Wilayah bentik atau danau dapat dikelompokkan berdasarkan banyaknya jumlah materi organisme yang hidup didalamnya dan kadar oksigen yang selalu tersedia sepanjang tahun.
  • Danau oligotropik adalah dasar air yang paling dalam dan minim dengan makanan karena segala hewan kecil dan fitoplankton tidak dapat hidup dan berproduksi dengan baik. hal tersebut disebabkan adanya beberapa faktor diantaranya karena airnya yang terlalu bersih dan jernih dan memiliki banyak oksigen dipermukaan dan bagian dalam air.
  • Danau eutropik adalah danau yang dangkal dan banyak mempunyai persediaan mineral dan makanan karena semua fitoplanton yang hidup sangat banyaj dan semuanyan selalu berproduksi atau berkembang biak sehingga tidak perlu khawatir akan kekurangan makanan, tak heran jika kondisi airnya lebih keruh, gelap, berlumut tetapi ketersediaan oksigen cukup banyak didaerah yang profundal.

C. Perbedaan Makhluk Hidup yang Menetap pada Ekosistem Air tawar

  • Organisme autotrof adalah sejenis organisme yang dapat mensintesis makanannya sendiri. Ada berbagai macam Tumbuhan hijau yang juga tergolong sebagai organisme autotrof. Fungsinya yaitu sebagai produsen dalam ekosistem air tawar.
  • Organisme heterotrof adalah sejenis organisme yang memanfaatkan dari bahan dasar organik sebagai santapannya. Dimana organisme lain yang menyediakan makanannya dengan berlimpah, yang termasuk golongan dari heterotrof adalah hewan, aneka macam jamur, berbagai macam mikro orgaanisme serta pearn terbesar manusia.
Baca Juga :   13 Rantai Makanan Dikolam Dan Penjelasannya

D. Kelompok ekosistem air tawar

  1. Kelompok tumbuhan ganggang( sebagai produsen) – Permukaan air tawar seringkali berubah warna karena ada tumbuhan ganggang ynag mempengaruhinya. biasaanya ada pada rawa rawa atau kolam yang dimiliki oleh pemerintah kota.
  2. Kelompok zooplanton (sebagai konsumen) – Aapaapun jenis zooplanton adalah termasuk konsumen terbesar dalam ekosistem air tawar yang terdiri atas berbagai macam ikan dengan ukuran dan bentuk yang bervariasi. Trtapi tidakmenutup kemungkinan jika ada konsumen lain yang hidup menetap didalamnya dan mampu memiliki cara hewan beradaptasi dengan lingkungannya dan alam sekitar misalnya hewan yang tidak bertulang belakang dan jenis keong atau siput serta cacing.
  3. Kelompok bakteri dan jamur (sebagai pengurai terbesar) – Sisa sisa dari tumbuhan atau hewan mati yang telah membusuk akan mengalami proses penguraian oleh bakteri dan jamur yang ada didalam dan permukaan air dimana penguraian tersebut menjadi zat anorganik agar pihak dari produsen dapat mengolah makanannya dengan normal.
  4. Kelompok Lingkungan (sebagai abiotik alami) – Lingkungan yang ada disekitar ekosistem air tawar berupa Sinar matahari, kondisi udara atau iklim dan suhu serta keadaan air. semua itu sangat mempengaruhi kehidupan dan mata rantai makanan yang ada diekositem air tawar secara keseluruhan.

Sekian penjelasan mengenai 4 Ciri-ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya, semoga artikel kali ini bisa membantu anda dalam belajar. Terima kasih.

Baca juga:

5 Fungsi Ekor bagi Hewan Terlengkap

13 Hewan Terbesar Di Dunia Yang Pernah Dijumpai