11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas

3 min read

11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas

11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas – Pankreas merupakan salah satu organ tubuh yang berupa kelenjar terletak pada kuadran kiri atas daripada epigastrium, dengan posisi horizontal dari cincin duodenal ke limpa. Kelenjar ini berstruktur lunak dan berlobus, menyerupai kelenjar ludah, memiliki panjang kira-kira 10-20 cm dan lebar 2.5 – 5 cm. pancreas mempunyai tiga bagian, yaitu bagian kepala, badan, serta ekor pancreas. Pancreas juga dapat disebut sebagai organ rangkap yang memiliki dua fungsi. Fungsi pertama yaitu fungsi eksokrin oleh sel sekretori lobula berbentuk getah pancreas yang berisi enzim serta elektrolit. Fungsi kedua sebagai fungsi endokrin yang tersebar diantara alveoli pancreas dengan kelompok-melompok kecil sep epitelium yang jelas terpisah serta nyata.

11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas

Kelompok-kelompok kecil sep epitelium tersebut merupakan pulau-pulau kecil Langerhans, yang bersama-sama membentuk organ endokrin. Pulau-pulau Langerhans yang terdiri dari banyak pembuluh darah ini telah tersebar diseluruh bagian pancreas. Pulau Langerhans tersebut dibentuk oleh 4 macam sel yang dikelompokkan berdasarkan hormone yang dihasilkannya. Keempat sel tersebut, yaitu sel Alpha, sel beta, sel F, dan sel Delta. Dalam artikel ini kami akan mengulas mengenai sel alpha dan sel beta. Berikut penjelasan tentang 11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas yang perlu kita ketauhui.

Sel Alpha

Sel alpha merupakan salah satu sel yang terletak di pancreas yang mempunyai beberapa fungsi di dalam organ tubuh yang berada di bagian-bagian pancreas. Fungsi-fungsi tersebut diantaranya meliputi:

  1. Berfungsi dan berperan dalam memproduksi hormone glucagon yang memiliki peran penting dalam menaikkan kadar gula darah (glukosa) yang rendah, perlu kita ketahui bahwa fungsi dari glucagon ini berkebalikan dengan hormone insulin.
  2. Glucagon dapat memicu sel-sel otot serta organ hati untuk mencegah glikogen polisakarida untuk melepaskan glukosa ke dalam aliran darah. Struktur primer dari glucagon terdiri dari 29 asam amino dengan struktur massa molekul sekitar 3483 Da.
  3. Glucagon dapat merangsang produksi gula darah secara gluconeogenesis yaitu mengaktifkan lipase lemak, meningkatkan persediaan asam lemak serta sumber energy. Selain dapat merangsang produksi gula darah glikogen juga dapat merangsang glikogonolisis (pemecahan glikogen) dalam hati sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh (hormone hiperglikemik).
  4. Glukagon inilah yang juga bertanggung jawab dalam menjaga kadar normal gula darah ketika kita sedang berpuasa. Tidak hanya itu, glukagon juga dapat menghambat penyimpanan trigliserida dalam hati yang umumnya terjadi ketika kita kelaparan.
  5. Fungsi lainnya dari glucagon juga berperan dalam merangsang pembongkaran lemak (lipolysis) yang ada di dalam jaringan lemak, serta penguraian protein (proteolysis) yang terjadi di bagian otot pada tubuh manusia.
Baca Juga :   Tulang Kepala Belakang : Pengertian, Bagian - Bagian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

Sel Beta

Sel beta merupakan salaah satu bagian yang juga membentuk pulau Langerhans yang juga mempunyai peran dan fungsi penting di dalam organ tubuh pada bagian pancreas. Berikut ini penjelasan dari fungsi sel beta:

  1. Sel beta mempunyai fungsi utama, yaitu untuk mensekresikan hormone insulin. Hormone inilah yang dapat memicu penyerapan glukosa dari aliran darah ke dalam sel, maka dari itu memungkinkan bagian-bagian ginjal, hati, dan juga otot untuk menyimpan gula darah yang selanjutnya akan ditambahkan ke dalam molekul glikogen yang kemudian disimpan di dalam hati serta otot sebagai sumber energy.
  2. Hormone insulin yang dihasilkan oleh sel beta memiliki cara kerja yang berbanding terbalik dengan hormone glucagon yang dihasilkan oleh sel Alpha. Ketika kadar gula dalam darah mengalami peningkatan, maka pada waktu itulah hormone insulin bekerja untuk menormalkan kadar gula darah tersebut.
  3. Dalam pengobatan, umumnya pada penderita DM (Diabetes Melitus) tipe I bergantung ada pemberian hormone insulin eksogen (hormone isnulin ini biasanya disuntikkan di bawah kulit atau secara subkutan).
  4. Pada saat sel beta tidak bekerja dengan baik (yang diahambat oleh Somatostatin yang dihasilkan oleh sel Delta, akan tetapi hal ini belum terbukti benar) yang mana mengakibatkan sekresi hormone insulin ikut terganggu. Hal ini memiliki arti bahwa kita kehilangan control terhadap kadar gula darah di dalam tubuh sehingga terjadi penyakit tersebut, yaitu Diabetes Melitus.
  5. Sementara itu apabila yang terjadi malah sebaliknya, terjadi hyperplasia serta neoplasia sel beta justru akan mengakibatkan terjaadinya sindrom Hyperinsulinisme yang ditandai dengan hipoglikemia, yaitu kadar gula darah di dalam tubuh sedikit bahkan bisa dibilang sangat kekurangan. Dalam keadaan tersebut yaitu kadar hormone isnulin rendah, tubuh akan menjadikan lemak sebagai sumber energy kemudian akan mengurangi penyerapan glukosa (gula darah).
  6. Fungsi dan peran sel Beta selain dappat menghasilkan hormone insulin yang bekerja sebagai control utama ketika kadar gula darah meningkat, sel Beeta ini juga mempunyai fungsi untuk menghasilkan peptide-C (produk sampingan dari insulin) yang dapat digunakan untuk memberikan gambaran tentang jisim sel Beta yang hidup.
Baca Juga :   5 Kelainan Pada Hati Manusia : Pengertian, Macam - macam dan Penyebabnya Terlengkap

Lebih jelasnya cara kerja dan 11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pancreas yang ada dalam tubuh, yaitu ketika gula darah melebihi batas normal (lebih dari 90/100 ml), maka hal inilah yang akan merangsang pancreas untuk mensekresikan hormone insulin melalui sel Beta. Berkat bantuan dari hormone insulin inilah yang dapat memicu sel-sel target, seperti ginjal, hati dan juga otot agar mampu menyerap kelebihan gula darah yang ada dalam tubuh, sehingga kadar gula darah akan normal kembali. Namun sebaliknya, ketika tubuh mengalami kekurangan kadar gula darah (hypoglikemia), maka pancreas akan terstimulasi untuk mengeluarkan hormone glucagon melewati sel Alpha dan kemudian menstimulasi hati untuk menaikkan kadar gula darah.

Nah, itulah penjelasan mengenai 11 Fungsi Sel Alfa dan Beta Pankreas yang oerlu kita ketahui. Fungsi dari kedua sel tersebut sangat berperan penting dalam mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Baca juga:

Contoh Tumbuhan Berkeping Satu Terlengkap Beserta Cirinya

12 Tumbuhan Yang Hidup Di Dataran Tinggi Dan Rendah Terlengkap