10 Rantai Makanan Di Sawah Dan Penjelasannya

2 min read

10 Rantai Makanan Di Sawah Dan Penjelasannya

10 rantai makanan di sawah dan penjelasannya – Pentingnya rantai makanan bagi kehidupan makhluk hidup banyak sekali. Seperti contoh, kalian adalah pemburu kodok dan kalian berhasil mengambil maupun membasminya disekeliling kalian. Maka jangan heran bila nanti kualitas beras menurun didaerah sekitar kalian.
Pasalnya, di dalam rantai makanan ini padi menjadi makanan belalang dan blalang ini makanan kodok, kodok makanan ular serta ular merupakan makanan elang. Bila kodok ini menghilang, maka populasinya belalang bisa naik dan kuantitas padi akan menurun.

Pada kesempatan kali ini penulis akan merangkum 10 rantai makanan di sawah dan penjelasannya.
Pengertian Rantai Makanan

Berdasarkan kutipan buku environmental correlates of food chain lenghth (tulisan F briand and JE Cohen), rantai makanan diartikan sebagai perpindahan energi makanan yang mulanya dari sumber daya tumbuhan menuju deretan seri organisme ke jenjang makan.

Urutan Tingkat Trofik Pada Rantai Makanan

Tiap tingkatan rantai makanan dalam ekosistem ini dikenal dengan nama tingkat trofik. Urutan tingkat trofik dalam rantai makanan dapat dijabarkan berikut ini :

  • Tingkat pertama organisme yang dapat menghasilkan makanan sendiri
    Misalnya tumbuhan hijau rumput, pohon dll.
  • Kemudian tingkat atasnya ini ada konsumen makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri.
    Konsumen ini dibagi 2, konsumen primer (konsumen I), seperti kambing, sapi kelinci, serangga dll. Kemudian konsumen sekunder (konsumen II) seperti organisme pemakan tumbuhan. Selanjutnya konsumen tersier (konsumen III) pemakan hewan yang memakan hewan tumbuhan dan dilanjutkan seterusnya.
  • Jenjang trofik paling tinggi ialah konsumen puncak tanpa predator yang memakan dirinya. Misalnya beruang, manusia, buaya, singa dan paus pembunuh. Ada lagi nanti seperti spesies pengurai yakni cacing tanah dan dekomposer.
Baca Juga :   9 Ciri Terumbu Karang dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Jenis Rantai Makanan

Ada 3 jenis rantai makanan, antara lain rantai parasit, rantai pemangsa dan rantai saprofit.

  1. Rantai makanan untuk tipe pemangsa : rantai ini terjadi saat hewan pemakan tumbuhan dimakan hewan pemakan daging. Misalnya kelinci > ular > elang.
  2. Rantai makanan tipe saprofit : terjadi untuk menguraikan organisme mati. Rantai ini muncul sebab adanya dekomposer, misalnya elang mati > bakteri.
  3. Rantai makanan tipe parasit : terjadi sebab ada organisme yang merasa dirugikan. Misalnya pohon besar dengan benalu, manusia dengan kutu.

Istilah Istilah Rantai Makanan Di Sawah

1. Produsen

Makhluk hidup yang sanggup menghasilkan makanan untuk kebutuhan makananya sendiri.

2. Konsumen

Anggota rantai makanan di tingkat konsumen dibedakan jadi I,II,III dan berikutnya.

  • Konsumen I
    Konsumen I dikenal dengan konsumen primer yakni pemakan herbivora langsung. Mislanya belalang, keong, tikus dll.
  • Konsumen II
    Konsumen ini bernama konsumen sekunder. Contohnya burung pemakan serangga, katak pemakan belalang dan sejumlah hewan karnivora lain.
  • Konsumen III
    Konsumen ini bernama tersier yakni hewan pemakan konsumen II, yakni ular memakan katak dan tikus.
  • Konsumen IV
    Konsumen IV ini hewan pemakan hewan yang memakan konsumen tingkat tiga. Contohnya elang memakan ular.

3. Pengurai

Pengurai ini organisme heterotrof yang dapat menguraikan bahan organik yang asalnya dari organisme mati untuk memperoleh energi. Contohnya bakteri dan jamur.
Berikut sejumlah contoh tentang rantai makanan di sawah :

  • Energi matahari > padi > hewan burung pemakan biji > ular sawah > elang > lalu pengurai
    Penjelasan : tumbuhan padi memerlukan pasokan sinar matahari guna fotosintesis jadi bisa menghasilkan buah dari padi tersebut. Di waktu musim panen kadang banyak burung pemakan biji datang untuk memakan padi. Di waktu musim panen kadang banyak burung pemakan biji datang memakan padi. Burung ini akan dimakan ular sawah sebagai konsumen tingkat dua. Kemudian ular dimakan elang dan berikutnya elang mati akan terurai.
  • Energi matahari > rumput > serangga > lalu tikus > ular sawah > pengurai
    Penjelasannya : rumput memerlukan pasokan sinar matahari untuk berfotosintesis. Rumput subur sebagai makanan serangga. Serangga dimakan tikus kemudian tikus akan dimakan ular sawah, berikutnya ular akan terurai sekaligus jadi proses terakhir rantai makanan.
  • Energi matahari > padi > tikus > lalu elang dan pengurai
    Penjelasannya : tumbuhan padi memerlukan pasokan sinar matahari guna berfotosintesis. Tikus akan memakan padi dan tikus akan dimakan elang. Kemudian elang mati terurai.
  • Energi matahari > padi > serangga kemudian katak > ular sawah > elang > pengurai
    Penjelasannya : Tumbuhan padi memerlukan pasokan sinar matahari untuk berfotosintesis. Serangga memakan padi dan serangga akan dimakan oleh katak. Kemudian katak dimakan ular sawah lalu ular dimakan elang. Berikutnya elang mati terurai.
  • Energi matahari > padi > keong mas > kemudian katak > ikan > ular sawah dan pengurai
    Penjelasannya : tumbuhan padi memerlukan pasokan sinar matahari guna berfotosintesis. Padi banyak keong masnya dan memakan padi. Keong mas di makan katak kemudian katak dimakan ikan. Lalu ikan dimakan ular sawah. Berikutnya ular sawah mati terurai.
  • Energi matahari > tanaman padi > lalu belalang > belut > pengurai
    Penjelasannya : tumbuhan padi memerlukan sinar untuk berfotosintesis. Di waktu tumbuh subur daun dimakan belalang. Belalang dimakan belut kemudian belut mati terurai.
Baca Juga :   4 Ciri-ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya

Nah, itu tadi 10 rantai makanan di sawah dan penjelasannya. Rantai makanan di sawah ini suatu kejadian/ kegiatan makan dan dimakan, proses mangsa serta dimangsa makhluk hidup antara satu dan lainnya secara berurutan dan arah tak tentu. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Alat Pernapasan Kepiting Paling Lengkap

Bagaimana Enzim Bekerja Dalam Tubuh