10 Hewan Annelida – Pengertian, Ordo, Contoh Dan Nama Latinnya

3 min read

10 Contoh Hewan Annelida Dan Nama Latinnya Lengkap

10 Contoh Hewan Annelida Dan Nama Latinnya – Hewan annelida merupakan hewan yang memiliki bentuk tubuh seperti susunan cincin, gelang-gelang, ataupun beruas. Kata annelida berasal dari bahasan Yunani yaitu dari kata Annulus yang artinya cincin dan oidos yang artinya bentuk. Sehingga dapat dikatakan bahwa annelida merupakan hewan cacing yang memiliki tubuh bersegmen, tripoblastik dengan rongga tubuh sejati yang dapat bernafas melalui mulutnya. Selain itu, annelida dapat dikatakan sebagai cincin yang kecil. Hewan annelida akan terbentuk dari berbagai susunan cincin yang berbentuk menyerupai gelang.

10 Hewan Annelida - Pengertian, Ordo, Contoh Dan Nama Latinnya

Sebagian besar hewan annelida yang mempunyai kemampuan untuk dapat hidup di dalam lingkungan yang basah atau lembab. Anda dapat menemukan hewan jenis ini diperairan seperti laut ataupun danau. Hewan annelida merupakan hewan yang termasuk dalam filum yang luas berbentuk cacing yag bersegmen. Penelitian menyebutkan bahwa hewan jenis ini mempunyai sekitar 15.000 spesies. Namun, 10 Contoh Hewan Annelida Dan Nama Latinnya yang mudah untuk kita temui adalah sebagai berikut.

Sub kelas PolyChaeta

1. Cacing Palolo (Eunice Viridis)

Cacing palolo yang memiliki nama latin Eunica Viridis merupakan jenis contoh hewan yang termasuk dalam hewan avertebrata yang mempunyai fungsi sebagai bahan makanan. Cacing jenis ini mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi. Anda dapat menemukan cacing palolo di laut karena habitatnya memang di dalam air asin. Namun, cacing ini mudah untuk ditemukan ketika masuk musim tertentu. Jika di daerah Indonesia, cacing palolo dapat anda temukan di wilayah Nusa Tenggara.

Baca Juga :   7 Contoh Simbiosis Kompetisi Pada Hewan Terlengkap

Hewan jenis ini termasuk dalam kelas Polychaeta yang berasal dari bahasa Yunani. Kata tersebut tersusun atas dua kata, kata pertama yaitu Poli yang memiliki arti banyak. Sementara kata kedua yaitu chaeta yang memiliki arti rambut. Sehingga hewan ini merupakan salah satu kelas dengan ciri khas rambut paling banyak.

2. Cacing Wawo (Lysidice Oele)

Cacing wawo atau yang memiliki nama latin Lysidice Oele adalah salah satu hewan invetebrata yang menjadi sumber makanan. Sama halnya dengan cacing palolo, cacing wawo juga mengandung protein tinggi. Sehingga banyak yang menjadikan cacing teresebut sebagai sumber makanan. Cacing jenis ini hidup di dalam air, dengan ciri memiliki sensor pada bagian kepalanya. Dengan ukuran cacing berkisar 5 hingga 10 cm.

3. Cacing Air Laut (Nereis Domerlili)

Salah satu ciri hewan polychaeta diketahui mempunyai bagian tubuh yang terdiri dari bagian kepala, mata dan juga bagian pada sensor palpus. Hewan ini mempunyai struktur yang hampir mirip dengan daging. Pada parapodia yang menjadi bagian dari cacing yang mempunyai insang di dalamnya dilengkapi dengan pembuluh darah halus.

4. Arenicola

Hewan jenis ini mempunyai rambut yang banyak dan hidupnya dilengkapi dengan perlengkapan parapodia. Arenicola terdiri dari jenis kelamin jantan dan juga betina. Hewan jenis ini mempunyai diameter sekitar 2 hingga 10 mm dan dilengkapi dengan bagian tabung. Hewan arenicola akan hidup dengan bebas dan pada bagian tubuhnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bagian prostomium atau kepala dan bagian peristomium atau segmen pertama.

Sub Kelas Oligochaeta

5. Cacing Tanah Sumatra (Moniligaster Houtenil)

10 Contoh Hewan Annelida Dan Nama Latinnya selanjutnya adalah cacing tanah Sumatra yang memiliki nama latin Moniligaster Houtenil yang termasuk ke dalam kelas Oligochaeta. Oligochaeta berasal dari dua kata yakni Oligo yang mempunyai arti sedikit sedangkan kata chaeta mempunyai arti rambut. Sehingga kelas Oligochaeta termasuk ke dalam filum Annelida yang memiliki sedikit rambt pada tubuhnya.

Baca Juga :   Ciri Ciri Hewan Annelida Terlengkap Beserta Penjelasannya

Hewan ini memiliki begitu banyak spesies, beberapa diantaranya dilengkapi dengan parapodia. Memiliki bagian kepala yang kecil dan tidak dilengkapi dengan alat peraba. Jika diamati pda bagian lapisan kulit luarnya dapat ditemukan bagian saraf. Bagian tersebutlah yang mempunyai fungsi untuk menerima rangsangan.

6. Cacing Sutra/Cacing Air Tawar (Tobifex Sp)

Cacing air tawar atau cacing sutra sangat merugikan dan dikenal sebagai hewan pencemaran air. Hewan ini mempunyai sifat yang hermaprodit atau monoceus yang melakukan perkembangbiakan dengan cara generative. Namun, hewan ini juga mampu melakukan perkawinan dengan cara regenerasi dan vegetative.

7. Cacing Tanah (Pheretima Sp)

Cacing tanah sangat dikeal sebagai hewan penyubur dalam tanah atau dapat dikatakan berperan dalam aerasi dalam tanah. Cacing jenis ini mempunyai kitellum yang berfungsi sebagai alat reproduksi. Hewan ini juga dilengkapi dengan ruas yang berjumlah 9 hingga 11 ruas dan pada bagian receptaculum terdapat bagian yang memiliki fungsi untuk menjadi penampung sel spermatozoa.

8. Cacing Hutan (Perichaeta Musica)

Sementara cacing hutan tidak dilengkapi dengan bagian parapodia. Hewan jenis ini mempunyai seta yang mana menjadikan tubuhnya tampak bersegmen. Selain itu, jika dilihat dengan seksama cacing hutan juga memiliki sedikit rambut dibagian tubuhnya. Dibagian kepala dilengkapi dengan alat peraba atau tentakel dengan ukuran kecil. Bahkan hewan jenis ini akan mengalami penebalan pada bagian segmen ke 32 hingga 37.

Sub Kelas Hirudenia

9. Pacet (Heaemodipso Zeylanice)

Pacet merupakan hewan yang termasuk dalam kelas hirudenia yang dapat hidup di daratan. Pacet dapat ditemukan di tempat yang lembab, apalagi di aliran sungai pegunungan. Bahkan pacet dapat ditemukan menempel pada bagian organ daun. Hewan jenis ini tidak memiliki parapodium pada bagian tubuhnya. Dengan bentuk yang cukup pipih dan bagian ujung depannya tampak di bagiaan belakang yang meruncing.

Baca Juga :   Bintang Ular Laut – Anatomi dan Contoh Spesiesnya

10. Lintah Jawa (Hirudo Javanica)

Sementara lintah jawa merupakan hewan bersegmen pada tubunya mulai dari bagian awal tubuh hingga bagian akhir. Hewan ini mempunyai alat sebagai alat penghisap. Selain sebagai alat penghisap alat tersebut juga berfungsi sebagai alat untuk bergerak dan menempel.

Nah, itulah penjelasan mengenai 10 Contoh Hewan Annelida Dan Nama Latinnya yang dapat ditemukan lingkungan tertentu bahkan dilingkungan sekitar. Hewan ini memiliki dampak negative bahkan dampak positif bagi makhluk hidup. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat.

Baca juga:

Macam-Macam Vitamin dan Fungsinya Terlengkap

7 Tumbuhan Paling Mahal Di Dunia Beserta Gambarnya